Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Blora  >  Artikel ini

Warga Blora yang Ingin Sukses Menjadi TKI, Begini Kiatnya



   /  @ 11:37:52  /  16 Mei 2017

    Print       Email

Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan saat menyampaikan sosialisasi tentang peluang kerja di luar negeri di Kabupaten Blora. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Blora – Hingga kini jumlah tenaga kerja Indonesia (TKI) di luar negeri yang bermasalah masih cukup banyak. Kebanyakan para TKI bermasalah ini lantaran berangkat dengan cara ilegal entah tertipu dengan calo ataupun lainnya.

Oleh karenanya, Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) gencar melakukan sosialisasi mengenai hal ini. Seperti yang digelar di Kabupaten Blora, akhir pekan kemarin.

Dalam sosialisasi itu yang menjadi narasumber adalah Anggota Komisi IX DPR RI Sri Wulan, perwakilan BNP2TKI Provinsi Jawa Tengah, Komisi 4 DPRD Kabupaten Blora, dan perwakilan Pemkab Blora.

Sri Wulan mengatakan, masyarakat agar tak mudah kepincut dengan janji-janji manis calo yang menawarkan gaji besar di luar negeri. dengan proses yang mudah dan cepat. Menurut dia, hal seperti ini yang akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

”Ketika TKI bekerja di luar negeri secara ilegal, dan terjadi masalah, maka pemerintah akan sulit untuk melakukan perlindungan, karena tidak terdata,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Oleh karenanya dalam kesempatan itu ia menyampaikan kiat-kiat apa saja yang harus dilakukan agar bisa sukses menjadi TKI. Termasuk berapa besaran biaya-biaya yang harus dikeluarkan calon TKI sesuai dengan aturan yang ada, sehingga mereka tak tertipu.

Salah satu kiat yang paling penting yakni mencari lembaga atau perusahaan penyalur tenaga kerja yang resmi. Untuk mengetahui ini, calon TKI bisa menghubungi Dinas Tenaga Kerja atau meminta informasi ke BNP2TKI.

Perusahaan penyalur yang legal, dipastikan akan melakukan tugasnya sesuai ketentuan. ”Termasuk memberi pendidikan baik bahasa dan keterampilan, sebelum memberangkatkan calon TKI tersebut,” ujar anggota dewan dari Fraksi Gerindra tersebut.

Politisi asal Kabupaten Pati ini menyebut, yang paling utama untuk menjadi bekal calon TKI adalah kemampuan bahasa asing. Karena banyak kejadian permasalahan TKI di luar negeri, disebabkan karena masalah bahasa ini.

Selain itu, Sri Wulan juga memaparkan berbagai program yang diberikan kepada mantan TKI di kampung halaman. Para mantan TKI ini akan digembleng berbagai pelatihan, sehingga bisa membuka peluang usaha sendiri, tanpa harus kembali ke luar negeri untuk mengadu nasib.

Editor : Ali Muntoha

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemerintah Desa Tlogitirto Grobogan Masukkan Program Droping Air Lewat APBDes

Selengkapnya →