Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

22 Ribu Siswa SD/MI di Grobogan Ikuti UN Berbasis Kertas Pensil



Reporter:    /  @ 17:34:15  /  15 Mei 2017

    Print       Email

Panitia UN SD/MI saat mengecek soal ujian nasional yang disimpan di aula kantor Dinas Pendidikan Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) ternyata belum menjangkau kalangan SD/MI. Indikasinya, dalam UN SD/MI tahun ini semuanya masih menyelenggerakannya dengan ujian nasional kertas pensil (UNKP).

“Belum ada sekolah SD/MI yang menyelenggarakan UNBK. Semuanya masih pakai UNKP,” kata Kepala Dinas Pendidikan Grobogan Pudjo Albachrun, Senin (15/5/2017).

Pudjo mengungkapkan, dalam UN SD/MI tahun ini diikuti 22.269 siswa. Terdiri, 11.542 siswa 11.542 dan 10.727 siswi.

Pelaksanaan UN akan dilangsungkan tiga hari, mulai hari ini hingga Rabu lusa. Dalam UN ada tiga mata pelajaran yang diujikan, yakni Bahasa Indonesia, IPA dan Matematika.

Untuk pengawas UN berasal dari guru SD yang ditempatkan di sekolah yang bukan tempatnya mengajar atau dengan sistem silang dalam satu rayon/kecamatan. Dalam UN ini, terdapat 19 rayon atau sesuai dengan jumlah kecamatan.

“Pelaksanaan UN untuk SD/MI sudah kita persiapkan sebaik mungkin. Mudah-mudahan lancar pelaksanaannya,” katanya.

Sementara itu, meski tidak lagi jadi syarat utama kelulusan, namun pelaksanaan UN tetap mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Khususnya, dalam pengamanan soal UN hingga proses distribusi ke masing-masing rayon.

“Soal UN termasuk kategori dokumen negara sehingga harus dijaga kerahasiaannya. Kita terjunkan anggota dilengkapi dengan senjata laras panjang untuk melakukan penjagaan soal UN,” kata Kasat Sabhara Polres Grobogan AKP Lamsir.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →