Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Hai Remaja Kudus, Ini Pesan Penting untuk Jauhi Narkoba Sekarang juga



Reporter:    /  @ 12:28:32  /  15 Mei 2017

    Print       Email

Pemateri saat memberikan penjelasan dalam kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba di Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Bahaya penyalahgunaan narkoba, sudah terbukti menyengsarakan penggunanya. Namun masih banyak yang tertarik untuk mengonsumsinya. Bahkan terang-terangan mengedarkannya.

Apalagi, sasaran para pengedar narkoba saat ini juga sudah menjurus kepada anak-anak. Ini adalah situasi yang sangat membahayakan bagi bangsa ini.

“Sekarang sasarannya sudah meluas. Pengedar narkoba tidak segan-segan menyasar anak-anak sekolah demi meraup untung semata,” kata Kepala Kantor Kesbangpol Kudus Djati Solechah, saat Sosialisasi Bahaya Narkoba, di MA NU Raudlatus Shibyan, Senin (15/5/2017).

Djati mengatakan, anak-anak menjadi sasaran empuk peredaran narkoba, karena belum memahami benar mengenai bahayanya zat adiktif tersebut. “Apalagi bagi mereka yang ingin coba-coba saja. Bahaya sekali. Karena sekali mencoba, maka bisa menjadi pecandu,” tegasnya.

Karena itu, Djati menegaskan bahwa setiap anak haruslah dijaga dan diawasi pergaulannya. Termasuk memahamkan bagaimana bahayanya narkoba itu sendiri. “Tugas orang tua, guru, dan kita semua untuk mencegah anak kita terkena narkoba,” imbaunya.

Sementara Kepala MA Raudlatus Shibyan Wafiq Khoiri mengatakan bahaya narkoba juga bisa mengintai para siswanya. “Karena sudah masuk ke tingkatan sekolah, santri, dan anak-anak pelajar lainnya. Ini yang harus diwaspadai setiap siswa, untuk tidak mengonsumsi barang haram tersebut,” tegasnya.

Hadir sebagai narasumber lainnya adalah Kasat Narkoba Polres Kudus AKP Sukadi, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kudus Syaiful Annas.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWI Kudua Syaiful Anas juga mengimbau pelajar untuk mewaspadai peredaran narkoba. “Sudah banyak ditemukan kasus-kasus bagaimana pengedar narkoba menjerat anak-anak sekolah, melalui hal-hal yang merupakan kegemaran siswa. Misalnya permen atau jajan-jajan lain yang isinya ternyata narkoba. Ini yang harus diwaspadai,” katanya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →