MuriaNewsCom
Portal berita lokal yang menyajikan informasi dari Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, dan Grobogan secara cepat, tepat, dan akurat.
Banner Kuping Kanan
Banner Kuping Kanan

Soal Ahok, Ini Kata Warga yang Rencananya Akan Aksi Seribu Lilin

145
Beberapa warga yang akan ikut aksi seribu lilin di Taman Wergu Kudus, Senin (14/5/2017) malam. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom,Kudus – Sejumlah warga yang rencananya mengikuti aksi bakar lilin untuk Ahok di Taman Wergu Kudus, Senin (14/5/2017) malam, akhirnya membubarkan diri sebelum sempat melakukan aksinya. Mereka bubar setelah mendapat penjelasan dari pihak kepolisian.

Meski bubar, masyarakat menyatakan, kalau Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) merupakan orang yang tak bersalah. Mereka datang untuk mengikuti aksi, lantaran prihatin, karena orang yang tak bersalah sampai dihukum.

Ewing, satu dari masyarakat yang hadir mengatakan, pihaknya bersedia mengikuti aturan mengenai aksi. Namun ditegaskan, Ahok merupakan orang baik, dia tak bersalah atas tuduhan menistakan agama.

“Seperti halnya pencuri yang mengenakan motor Honda, jadi kan pencuri yang memanfaatkan motor Honda, bukan motor Honda adalah motor pencuri,” katanya kepada MuriaNewsCom.

Menurut dia, dalam tayangan video yang fersi full, Menyebutkan kalau Ahok menggunakan kata pakai. Dan ahli bahasa di Indonesia juga sudah mengatakan, dalam pemberitaan kalau Ahok tidak menistakan agama. Hal itu juga dibenarkan oleh sejumlah guru besar.

Melihat apa yang terjadi, pihaknya prihatin akan adanya kesenjangan hukum di Indonesia. Karena dia yakin semuanya hanya permainan politik belaka demi kepentingan sejumlah kalangan.

Disinggung mengenai aksi yang tak berizin, dia menyebut kalau sudah tahu dari Polres Kudus melalui GKMI Kudus. Namun pihaknya tetap datang lantaran keprihatinan tersebut.  “Saya paham soal apa yang dibilang Kasat Intelkam tadi, tentang Kudus yang kondusif dan juga kearifan lokal. Jadi belum tahu apakah nanti ada aksi dengan izin ataukah tidak,” ucapnya.

Editor : Kholistiono

United Futsal Pc

Ruangan komen telah ditutup.