Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Di Kudus, Menteri Perdagangan Singgung Akan Gulirkan Peraturan Tata Niaga



Reporter:    /  @ 18:30:37  /  13 Mei 2017

    Print       Email

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (baju putih) saat kunjungan ke PT Pura Group Kudus, Sabtu. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kementerian Perdagangan segera menggulirkan Peraturan tentang tata niaga dalam waktu dekat ini. Khususnya soal bawang putih yang saat ini harganya cukup tinggi, dan dianggap perlu segera ditangani. Termasuk tentang importir yang akan diawasi secara ketat.

Hal itu diungkapkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat melakukan kunjungan ke PT Pura Group Kudus, Sabtu (12/5/2017). Enggar mengatakan aturan tersebut tak hanya dari kementerian yang dipimpinnya saja, tapi juga dengan kordinasi dengan Kementerian Pertanian. “Komunikasi terus kami lakukan, guna mendapat aturan yang pas. Jadi kami akan merumuskan peraturan tentang tata niaga ini sesegera mungkin,” katanya.

Nantinya jika sudah ada aturan itu, para pengimpor bawang putih tidak bisa begitu saja melakukan impor. Karena mereka harus melalui serangkaian perizinan dari dua kementerian yakni Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan.

Artinya, kata dia, pengimpor harus memenuhi syarat yang diberlakukan, ditambah dengan rekomendasi dari dua kementrian tersebut. Jika salah satu saja tak tercapai, maka pemerintah tak akan menyetujui adanya impor bawang putih.

Selama ini, harga bawang putih naik turun, dengan perbandingan yang cukup drastis. Itu terjadi lantaran tak ada aturan yang mengaturnya. Tidak heran jika harga bawang putih bisa melonjak tinggi hingga di angka Rp 60 ribuan.

“Selain itu, para pelaku impor juga harus melapor secara rutin mengenai impor berapa dan juga stok yang tersedia. Dengan demikian, dapat dilakukan pantauan dan juga tindakan jika di kemudian hari terjadi permasalahan,” jelasnya.

Disinggung soal harga terkini, dia menyebutkan kalau sudah mulai turun. Puluhan kontainer sudah diturunkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Dan untuk harganya dipatok Rp 38 ribu per kg di tingkat konsumen.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →