Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita Kagumi Gudang Pendingin Bawang PT Pura Group



Reporter:    /  @ 16:37:03  /  13 Mei 2017

    Print       Email

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (baju putih) saat mendengarkan penjelasan soal teknologi CAS dari perwakilan PT Pura Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita kagum dengan gudang pendingin bawang atau “controlled atmosphere storage” atau CAS milik PT Pura Group. Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke PT Pura Group Kudus, Sabtu (13/5/2017).

Teknologi CAS merupakan inovasi yang mampu menyimpan bawang merah maupun bawang putih dan cabai, dengan bertahan bagus hingga tiga bulan sekali pun. Alat tersebut juga mampu menjaga kualitas tetap apik dan segar.

“Efisiensi semacam ini dari PT Pura sudah seharusnya dapat diberikan apresiasi. Karena mampu menyimpan bahan dengan waktu yang panjang, serta kualitas yang bagus juga,” kata Enggartiasto.

Teknologi tersebut bisa dimanfaatkan petani. Ditambah lagi, pembayaran petani ke PT Pura diambil dari bagi hasil. Praktis hal itu tak bikin petani pusing, terutama soal modal awal untuk biaya simpan.

Vice Plant Manager PT Pura Agung Mandiri, Agung Subani, mengatakan, teknologi CAS sangat berbeda dengan alat penyimpan lainnya, yang mana biasanya hanya bekerja dengan mengendalikan temperatur saja. Jika pakai CAS, ada enam komponen yang dikendalikan. Yaitu O2, CO2, N2, RH, temperatur dan Ethylene.

“Dengan sistem CAS ini, mampu menyimpan hingga enam bulan lamanya, sehingga mampu menstabilkan harga sesuai dengan keinginan pemerintah pusat,” ungkap dia.

Dengan CAS, bawang merah yang disimpan dalam kurun waktu cukup lama tidak akan mengalami kerusakan, dan susut bobotnya pun kecil, hanya sekitar 10 persen. Berbeda dengan cara konvensional dengan menggantung ikatan bawang, maka penyusutan bisa mencapai 35 persen. 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Terpeleset, Penjaga Pintu Bendung Klambu Grobogan Hanyut di Sungai Lusi

Selengkapnya →