Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Nelayan Cantrang di Rembang Masih Bingung Cari Ganti Alat Tangkap



Reporter:    /  @ 10:00:30  /  13 Mei 2017

    Print       Email

Sejumlah kapal cantrang bersandar di kawasan TPI Tasikagung Rembang beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom,Rembang – Nelayan cantrang di Kabupaten Rembang sebagian besar belum berganti alat tangkap ikan sesuai yang direkomendasikan pemerintah.

Perwakilan paguyuban nelayan cantrang Rembang Suyoto mengutarakan, hingga saat ini para nelayan rata-rata belum mengganti alat tangkap ke jaring gillnet.

“Kalau tak keliru, hingga saat ini baru ada tiga kapal nelayan yang berganti alat tangkap. Pergantian alat tangkap di ketiga kapal itu, sejak tahun 2016 lalu, hingga kini belum selesai dimodifikasi,” katanya.

Sementara itu, ia juga mengatakan, bahwa masalah klasik mengenai permodalan masih menghinggapi para nelayan. “Hingga saat ini, permasalahan permodalan masih menghantui para nelayan cantrang. Belum lagi, untuk mendapatkan alat tangkap yang direkomendasikan pemerintah seperti gillnet, masih tergolong sulit,” paparnya.

Menurutnya, ketersediaan alat tangkap hingga saat ini masih dikeluhkan oleh para nelayan. “Untuk mengganti alat tangkap, saat ini saya inden dari luar Rembang, itupun belum ada kabar kapan barang itu datang. Malahan saat ini saya membeli jaring gillnet bekas seharga 900 juta dengan kondisi 80 persen,” ucapnya.

Diketahui, untuk harga jaring gillnet sendiri, per 1 pcs seharga Rp 10 juta. Sedangkan yang dibutuhkan perkapal, rata-rata 100 pcs. Jika dihitung, untuk membeli alat tersebut, pemilik kapal harus mengeluarkan biaaya sekitar Rp 1 miliar.

Kemudian, besaran biaya yang harus ditanggung oleh para nelayan, dinilai sangat memberatkan. Hingga saat ini, bantuan keuangan yang ditunjuk oleh pemerintah, melalui PT Perindo disebut nelayan Rembang, belum ada kejelasan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Punya IMB, Pemilik Kos di Kawasan Kampus UMK Dipanggil Satpol PP

Selengkapnya →