Loading...
You are here:  Home  >  Olahraga  >  Artikel ini

Sundulan Erik Bawa PSIS Imbangi PSIR



Reporter:    /  @ 18:32:21  /  11 Mei 2017

    Print       Email

PSIR (orange) saat menjamu PSIS Semarang di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Sundulan Erik Dwi Ermawansyah (9) di 86 mengubah kedudukan PSIS Semarang menjadi 1-1 atas PSIR Rembang dalam laga lanjutan Liga 1 di Stadion Krida Rembang, Kamis (11/5/2017) sore. Sebelumnya PSIS tertinggal 0-1 lewat tendangan bebas Yoni Ustaf Bukori (11) di menit 72.

Jalannya Pertandingan

Tampil dengan kekuatan penuh, skuat PSIR sejak menit awal berinisiatif tampil menekan terlebih dulu. PSIR tampak bermain dominan, bahkan beberapa kali pemain depan PSIR di menit awal mampu merepotkan pemain belakang PSIS.

Tendangan Rudy Santoso (99) bahkan nyaris merobek gawang dari PSIS yang dijaga Awang Seto. Sayang tembakan mendatar dari Rudy masih sedikit menyamping di sebelah kanan gawang.

Tak mau dipermainkan begitu saja oleh PSIR, PSIS juga memberikan perlawanan yang agresif. Asist yang disodorkan gelandang gaek M Ridwan juga nyaris membuahkan gol. Sayang, finishing dari pemain depan PSIS masih kurang bagus.

Kedua tim yang berambisi mengincar 3 poin bermain sama sama ngotot. Jual beli serangan pun terjadi hingga paruh awal babak pertama.

Untuk peluang PSIS Semarang sendiri tercatat ada sebanyak 6, namun semuanya tidak shoot on target. Sedangkan PSIR yang memiliki peluang sembilan, dengan shoot on target 3, pada babak pertama.

Pengusaan bola pada babak pertama ini, juga masih dikuasai PSIR yakni 53, sedangkan PSIS 47. Hingga jeda turun minum skor 0-0 masih belum berubah.

Usai turun minum, kedua tim mencoba bangkit dan bermain lebih agresif. Jual beli serangan antara kedua tim tak terelakkan. Hingga pada menit ke 72, PSIR mendapatkan peluang tendangan bebas dari jarak yang sangat ideal. Persis di depan garis kotak pinalti.

Peluang ini tercipta, karena pemain PSIS Safrudin Tahar (27) melalukan pelanggaran terhadap salah satu pemain depan PSIR. Safrudin juga mendapatkan hadiah kartu kuning dari wasit akibat pelanggaran yang dilakukan.

Hadiah tendangan bebas yang dihadiahkan kepada PSIR tak disia-siakan begitu saja. Yoni Ustaf Bukhori (11) yang menjadi algojo, sukses merobek gawang yang dijaga Awang Seto, tepat di sudut kanan atas. Kedudukan pun, 1-0 untu PSIR.

Tertinggal dari PSIR, PSIS terus mencoba memberikan tekanan. Hingga akhirnya, pada menit 86, Erik Dwi Ermawansyah (9) mampu menyamakan kedudukan atas PSIR, berkat sundulannya.

Pelatih Fisik PSIR Devid Prisma Nugraha mengatakan, dalam posisi babak kedua menit pertama, menurutnya pemainnya masih bersemangat. “Serangan demi serangan kita lancurkan. Namun setelah itu, kita kehabisan tenaga, performa dan lainnya. Sehingga kita kebobolan di menit akhir,” katanya.

Dalam hal ini, pihaknya akan melakukan evaluasi lagi terhadap performa pemain. Supaya di saat tanding bisa selalu bugar.

Sementara itu, Pelatih PSIS Subangkit mengatakan, permainan timnya sudah apik. Namun hal itu akan menjadi bahan evaluasi ke depan. “Kalau masalah evaluasi, tentunya ada. Khususnya pada sistem pertahanan dan penyerangan,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Fasbuk Siap Lantunkan Kedamaian Lewat Sastra

Selengkapnya →