Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Uang Palsu Beredar di Grobogan, Ini Kata Polisi



Reporter:    /  @ 18:30:56  /  11 Mei 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Grobogan – Polres Grobogan bakal segera menindaklanjuti informasi mengenai temuan uang palsu (upal) di sejumlah tempat. Hal itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Grobogan Eko Adi Pramono pada wartawan, Kamis (11/5/2017).

Meski demikian, Eko meminta agar masyarakat yang menemukan adanya upal segera melapor. Dengan demikian, pihaknya bisa cepat menindaklanjuti laporan tersebut.

“Kami sudah menindaklanjuti soal keluhan warga terkait temuan upal. Namun, kami berharap warga mau lapor jika mendapat upal. Sebab, peran masyarakat dengan melaporkan temuan upal tergolong penting untuk mengungkap kasus ini,” tegasnya.

Dari informasi yang didapat MuriaNewsCom, peredaran upal jenis lama mulai marak di Purwodadi dalam beberapa minggu terakhir. Kebanyakan, mereka yang mendapatkan upal berbagai pecahan Rp 20.000 dan Rp 50.000 adalah para pedagang. Seperti pemilik toko kelontong dan penjual penjual mi ayam.

Menurut pedagang, upal tersebut sulit dibedakan. Sebab, ketika diterawang terdapat benang pengaman dan tanda air yang mirip dengan uang asli. Uang yang dimiliki baru diketahui palsu saat mau disetorkan ke bank.

“Dalam dua minggu terakhir, saya dapat beberapa lembar uang palsu. Uang itu ketahuan palsu setelah mau saya setorkan ke bank. Beberapa teman juga mendapat uang palsu,” ujar Teguh, salah seorang pedagang kelontong di Purwodadi. 

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jemaah Umrah di Pati Gelar Aksi Solidaritas Kedaulatan Palestina dan Yerusalem

Selengkapnya →