Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Baznas Rembang Berikan Bantuan 1 Unit Ambulans di Kecamatan Sale



Reporter:    /  @ 21:00:55  /  10 Mei 2017

    Print       Email

Satu unit mobil ambulans diserahkan oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dari Baznas untuk keperluan di area Kecamatan Sale.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Rembang menyalurkan bantuan satu unit mobil ambulans supaya dimanfaatkan masyarakat Kecamatan Sale. Penyerahan bantuan ini dilakukan di Balai Desa Tahunan, Kecamatan Sale, Rabu (10/5/2017).

Penyerahan tersebut diberikan oleh Bupati Rembang  Abdul Hafidz didampingi Ketua Baznas Rembang Abdul Wahid Hasby kepada Camat Sale Kunardi.

Bupati dalam pengarahannya meminta Baznas untuk memperjelas status mobil ambulans tersebut. Jika diserahkan kepada kecamatan, maka pihak Kecamatan Sale akan lebih mudah mengambil alih biaya operasional.

“Bantuan ambulans yang bisa digunakan sebagai mobil jenazah itu merupakan aspirasi atau kebutuhan masyarakat Sale yang diakomodir oleh Baznas. Sale yang terletak di daerah perbatasan dan jauh dari kabupaten ini hanya memiliki dua unit mobil ambulans,”ujarnya

Sementara itu , ia juga mengingatkan, bahwa agar Standart Operational Prosedur (SOP) dibuat. Hal itu berkaitan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab mengelola mobil tersebut, agar dalam pengelolaannya tidak ada masalah.

Sementara ini, sumber pendapatan dari infaq ataupun zakat yang diterima oleh Baznas baru diperoleh dari PNS atau Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan itupun belum maksimal.

Oleh karena itu, ia ingin ada perda yang mengatur ASN untuk wajib zakat.Ia juga berharap masyarakat di luar ASN bisa dimasuki Baznas guna memaksimalkan pendapatan Baznas, sehingga bisa menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Abdul Wahid Hasby mengatakan, mobil ambulans tersebut masih merupakan milik Baznas, namun ditempatkan di Sale atau semacam hak guna pakai. Tidak ada tarif sewa atau bisa dibilang gratis.

“Nanti pemakaiannya dikoordinir oleh Pak Camat.Namun jika masyarakat ingin memberi infaq dipersilakan dan diterima. Nanti itu nanti dibukukan. Infaq itulah yang nanti digunakan untuk biaya operasional pelan-pelan sementara itu untuk sopir, tapi dengan catatan jangan meminta, yang menggunakan itu ikhlas kalau sama sekali tidak punya jangan diminta,” jelasnya.

Sebelumnya, Baznas telah menempatkan mobil ambulans di beberapa kecamatan untuk digunakan masyarakat. Di antaranya di Kecamatan Kraga, Pamotan, Sulang dan satu unit stand by di Kecamatan Rembang.

Dalam kesempatan itu, Baznas juga menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kepada warga di Desa Gandrirejo, Kecamatan Sedan. Tahun ini Baznas juga menyalurkan bantuan beasiswa total Rp 265 juta untuk siswa yang tidak mampu mulai SD/MI, MTs/SMP, SMA/SMK/MA dengan nominal Rp 200 ribu per siswa dan tiga mahasiswa dari keluarga yang tidak mampu. 

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Punya IMB, Pemilik Kos di Kawasan Kampus UMK Dipanggil Satpol PP

Selengkapnya →