Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Razia Besar-besaran di Pati, 400 Kendaraan Ditilang



Reporter:    /  @ 17:16:20  /  10 Mei 2017

    Print       Email

Polisi mengamankan becak motor dalam Operasi Patuh di kawasan Alun-alun Juwana, Rabu (10/5/2017). (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Jajaran Polres Pati menggelar Operasi Patuh dari 9 Mei sampai 22 Mei 2017 untuk menertibkan pengendara lalu lintas. Dua hari sejak razia besar-besaran digelar, sedikitnya 400 kendaraan ditilang.

“Hari ini, kita menggelar razia di kawasan Juwana. Pelanggaran lalu lintas di Pati cukup banyak, karena dua hari sejak razia diadakan, ada 400 pengendara yang dikenakan tilang dan 80 pengendara yang mendapatkan teguran,” ujar Kabag Ops Polres Pati Kompol Sundoyo, Rabu (10/5/2017).

Dalam razia tersebut, Polres Pati menggandeng Polisi Militer (PM) dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pati. PM dihadirkan untuk menindak anggota TNI yang melanggar lalu lintas, sedangkan Dishub bertugas menindak angkutan umum yang melanggar.

Tak hanya kendaraan umum, becak motor juga menjadi sasaran razia. Tercatat, ada delapan bentor yang ditilang dan mendapatkan penindakan. “Hari ini kita menindak tiga bentor, kemarin lima bentor. Penindakan bentor dilakukan, karena sosialisasi sudah kami lakukan,” ucap Kompol Sundoyo.

Operasi Patuh ditekankan pada penindakan represif kepada pengguna jalan yang berpotensi menyebabkan kecelakaan. Pasalnya, Kabupaten Pati tercatat menjadi daerah dengan tingkat kecelakaan lalu lintas paling tinggi di Jawa Tengah.

Setiap hari, razia melibatkan sekitar 50 personel gabungan dari polantas, PM dan Dishub. Operasi Patuh diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan pengguna jalan, sekaligus menekan angka kecelakaan.

“Sebagian besar pelanggar lalu lintas berasal dari orang yang berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas, seperti tidak membawa helm. Sementara yang menyebabkan macet belum ada,” tambahnya.

Sejauh ini, pelanggar dari anggota TNI diakui belum ada. Bila terbukti melanggar lalu lintas, mereka akan diserahkan kepada PM untuk mendapatkan sanksi disiplin dan penindakan khusus kepada anggota TNI.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Kosek Kos-kosan dan Penginapan, 9 Pasangan Mesum di Grobogan Terjaring

Selengkapnya →