Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Perbaikan Permanen Jembatan Desa Karanglangu Grobogan Ditarget Rampung Minggu Ini



Reporter:    /  @ 13:30:40  /  10 Mei 2017

    Print       Email

Fondasi permenan untuk menyangga jembatan di Desa Karanglangu, Kecamatan 
Kedungjati, Grobogan sudah hampir rampung didirikan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Proses perbaikan permanen jembatan di Desa Karanglangu, Kecamatan Kedungjati, Grobogan, diperkirakan rampung dikerjakan minggu ini. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Grobogan Subiyono pada wartawan, Rabu (10/5/2017).

“Perbaikan jembatan saat ini sudah proses finishing. Dalam minggu ini, kita upayakan sudah selesai,” katanya.

Penanganan permanen dilakukan dengan membuat tiang penyangga baru dengan konstruksi beton. Untuk penanganan permanen itu dialokasikan dana Rp 274 juta.

Perbaikan permanen dilakukan dengan membuat satu pilar penyangga baru dengan konstruksi beton. Posisi pilar baru akan ditempatkan sekitar satu meter dari pilar lama yang hampir ambrol diterjang banjir beberapa waktu lalu. Titik pembuatan pilar baru sudah disesuaikan dengan konstruksi bangunan yang sudah ada.

Sebelumnya, penanganan jembatan dilakukan secara darurat dengan alokasi dana sekitar Rp 40 juta. Yakni, dengan mendirikan tiang besi penyangga jembatan.

“Jadi, perbaikan jembatan dilakukan dua tahap. Pertama perbaikan darurat dulu dan setelah itu baru secara permanen. Dalam penanganan darurat, jembatan harus dikasih tiang penyangga besi supaya aman,” jelasnya.

Seperti diberitakan, akses transportasi warga Karanglangu, mulai tersendat sejak Minggu (26/2/2017). Hal ini menyusul terkikisnya salah satu pilar penyangga jembatan yang menghubungkan Dusun Kleben dan Dusun Karanglangu.

Lantaran terkikisnya cukup parah hingga pilar nyaris putus. Kendaraan yang membawa muatan terpaksa dilarang melintas. Sebab, dikhawatirkan bisa memperparah kerusakan jika kendaraan berat menyebrangi jembatan yang melintasi sungai Bancak tersebut.

Kepala Desa Karanglangu Slamet Agus Kanugroho menyatakan, terkikisnya salah satu pilarjembatan diperkirakan, pilar terkikis akibat diterjang air sungai yang mengalir deras pada dini harinya.

“Jembatan tersebut memiliki panjang 90 meter dengan lebar 3,8 meter. Ketinggian Jembatan dari dasar sungai sekitar 15 meter. Sungai Bancak yang ada di bawah jembatan berhulu dari wilayah Salatiga dan bermuara ke Sungai Tuntang.

Keberadaan jembatan tersebut dinilai sangat penting bagi warga setempat. Sebab, jembatan itu jadi akses yang menghubungkan Desa Karanglangu menuju Desa Repaking Kecamatan Wonosegoro, Boyolali dan Desa Bantal, Kecamatan Bancak, Kabupaten Semarang.

“Kami mengucapkan banyak terima kasih karena kerusakan jembatan langsung ditangani dengan cepat,” kata Agus.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

BERITA PILIHAN SEPEKAN : Mobilio Tergilas Kontainer sampai Polisi Nyamar Hanya Demi Tangkap Penghina Presiden dan Agama

Selengkapnya →