Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ketua PKK Jateng Siti Atikoh Ajak Ibu-ibu Grobogan Bijak Bermedsos 



Reporter:    /  @ 19:30:11  /  9 Mei 2017

    Print       Email

Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo menyampaikan pengarahan usai melantik Sri Hartatik Suhadi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Grobogan di pendapa kabupaten setempat, Selasa (9/5/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan -Ketua Tim Penggerak PKK Jateng Siti Atikoh Ganjar Pranowo meminta para ibu, khususnya pengurus PKK di Grobogan supaya bersikap bijak dalam memanfaatkan media sosial (medsos). Hal itu disampaikan saat usai melantik Sri Hartatik Suhadi sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Grobogan di pendapa kabupaten setempat, Selasa (9/5/2017).

“Medsos ini sudah digunakan oleh berbagai kalangan. Mulai anak-anak sampai orang tua sudah akrab dengan medsos. Termasuk di dalamnya adalah ibu-ibu. Untuk itu perlu dilakukan berbagai pemahaman supaya medsos bisa digunakan dengan bijak,” katanya.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Grobogan Sri Sumarni beserta jajaran FKPD setempat. Acara pelantikan juga dihadiri sejumlah pejabat dan camat serta pengurus PKK tingkat kecamatan.

Menurut Atikoh, hadirnya medsos di satu sisi memang banyak manfaatnya. Seperti menambah teman, memperluas jaringan, dan mencari berbagai informasi.

Namun, di sisi lain, banyak pula hal-hal negatif yang ada di balik medsos tersebut. Misalnya, banyak berita tidak benar atau hoax yang sering muncul dalam medsos.

“Keberadaan medsos memang seperti dua mata pisau. Banyak manfaat dan juga ada dampak negatifnya. Hal inilah yang harus jadi perhatian kita bersama,” jelasnya.

Untuk menekan dampak negatif, salah satu hal yang perlu dilakukan adalah memberikan pemahaman tentang keberadaan media sosial tersebut. Termasuk peraturan perundangan yang mengatur masalah tersebut.

Kemudian, hal-hal yang perlu dihindari dalam penggunaan media sosial juga perlu disampaikan. Misalnya, hati-hati berteman dengan akun atau grup medsos yang tidak dikenal, menampilkan konten yang tidak sesuai dengan etika, dan menghujat seseorang.

Selain itu, ibu-ibu juga perlu melakukan pengawasan lebih terhadap aktivitas yang dilakukan anaknya ketika menggunakan fasilitas internet. Baik lewat komputer, laptop atau smartphone.

“Penting bagi orang tua untuk dapat memastikan keamanan anak-anaknya saat berinteraksi di media sosial. Jangan biarkan begitu saja ketika anak sudah asyik main internetan tanpa pengawasan,” sambungnya. 

 

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →