Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

UPK BKAD Sulang Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim dan Lansia



Reporter:    /  @ 21:00:50  /  9 Mei 2017

    Print       Email

Bupati Rembang Abdul Hafidz secara simbolis menyerahkan bantuan terhadap penerima manfaat dari UPK BKAD Sulang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom,Rembang – Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Badan Kerja sama Antar Desa (BKAD) Kecamatan Sulang menyalurkan dana sebesar Rp 90 juta untuk kegiatan sosial, di Pendopo Kecamatan Sulang, Selasa (9/5/2017). Penyerahan bantuan itu di antaranya untuk anak yatim piatu, penyandang cacat dan lansia.

Ketua UPK BKAD Sulang Ahmad Supriyanto mengatakan, persen dari surplus pengelolaan dana bergulir tahun 2016 sebesar Rp 596 juta lebih. Dari total keuntungan tersebut, sesuai aturan harus dialokasikan untuk dana sosial minimal 15 persen.

“Untuk dana sosial ini Rp 90 juta, berarti kita alokasikan 15,08 persen. Ini kita bagikan kepada lansia sebanyak 150 orang, untuk yatim piatu sebanyak 273 anak dan penyandang cacat sebanyak 193 anak,” ujarnya.

Menurutnya, UPK BKAD mengalami perkembangan yang bagus dari tahun ke tahun. Dari alokasi kegiatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan  Simpan Pinjam Perempuan (SPP) dengan modal awal tahun 2000 sampai 2012 sebesar Rp 1,6 miliar lebih sampai dengan April 2017 ini sudah menjadi Rp 4,9 miliar.

Sedangkan tunggakan SPP dari beberapa kelompok yang ada di UPK BKAD Sulang sebesar Rp 300 juta lebih. Untuk mengatasi hal itu, mereka menggerakkan tim pendanaan dan penanganan masalah.

Sementara itu, Bupati Rembang Abdul Hafidz yang berkesempatan hadir mengingatkan, agar jangan sampai ada penyimpangan dana eks Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) tersebut. Meskipun tidak ada aturan yang menaungi kegiatan tersebut, namun dirinya telah diberikan instruksi oleh pemerintah pusat untuk melakukan pengawasan dan pembinaan.

“Jangan sampai ada yang menyimpangkan uang negara karena akan berhadapan dengan hukum. Contohnya PNPM yang di Kecamatan Sumber, oknumnya sudah masuk penjara, di Kecamatan Sluke juga sudah. Sulang tadi ada yang nunggak 300 juta segera diselesaikan agar tidak berhadapan dengan hukum,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, pihaknya juga meminta penerima manfaat dana sosial dari surplus kegiatan dari UEP / SPP berdoa agar Pemkab Rembang selalu diberikan kelancaran untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kegiatan SPP serta tunggakan pinjaman bisa lunas. Menurutnya doa dari kaum dhuafa lebih manjur dikabulkan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →