Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Perwakilan Umat Buddha Gelar Ritual Pengambilan Api Waisak di Mrapen Grobogan



Reporter:    /  @ 17:30:53  /  9 Mei 2017

    Print       Email

Perwakilan Umat Buddha melangsungkan prosesi ritual pengambilan api Waisak di obyek wisata Api Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan, Selasa (9/5/2017). (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Meski Hari Raya Waisak jatuh pada Kamis (11/5/2017) lusa, namun prosesi perayaannya sudah dimulai sejak hari ini, Selasa (9/5/2017). Yakni, dimulai dengan acara ritual pengambilan api Waisak yang dilangsungkan di obyek wisata Api Abadi Mrapen di Desa Manggarmas, Kecamatan Godong, Grobogan.

Pengambilan api tersebut dilakukan DPP Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi). Selanjutnya, api tersebut akan dibawa ke Candi Mendut dan selanjutkan digunakan untuk puncak perayaan Waisak di Candi Borobudur.

Acara pengambilan api Waisak dihadiri sejumlah pejabat daerah dari beberapa instansi. Antara lain dari Kemenag Jateng, Dinas Pemuda dan Olahraga Jateng dan Grobogan dan muspika Godong.

Sebelum pengambilan api, terlebih dahulu umat Budha yang hadir memanjatkan doa bersama. Usai menjalankan ritual doa selama kurang lebih satu jam, sejumlah perwakilan biksu dengan memegang obor dari bambu langsung berjalan menuju titik lokasi Api Abadi Mrapen. Setelah obor menyala, mereka menyulutkan obor itu pada tungku yang diletakan di atas mobil pikap.

’’Makna pengambilan api alam ini yaitu untuk penyegaran dan pemurnian batin yang lesu. Pengambilan api alam dari Mrapen ini selanjutnya akan dibawa ke Candi Mendut dan Candi Borubudur Magelang,” kata Ketua DPP Walubi Sujito Kusumo.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Latar Belakang Kades Penawangan Pemasang Ratusan Lampu Sebagai Pengusir Hama

Selengkapnya →