Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

132 Atlet Difabel Grobogan Ambil Bagian di Even Peparkab 2017



Reporter:    /  @ 17:04:20  /  9 Mei 2017

    Print       Email

Para atlet difabel Grobogan sedang berjuang untuk menjadi yang terbaik dalam ajang Peparkab 2017. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan –  Even Pekan Paralympic Kabupaten (Peparkab) 2017 yang digelar Disporabudpar Grobogan resmi digelar hari ini, Selasa (10/5/2017). Ajang olahraga bagi penyandang difabel itu dibuka Wakil Ketua National Paralympic Committee (NPC) Jawa Tengah Suwarno. 

Sedikitnya, ada 132 penyandang difabel yang ikut even Peparkab tersebut. Para atlet saling menunjukkan kemampuannya untuk menjadi yang terbaik. Dalam ajang Peparkab ini dipertandingkan lima cabang olahraga. Yakni, atletik, tenis meja, bulu tangkis, bola voli, dan catur.

“Ajang peparkab ini sekaligus kita manfaatkan untuk memantau bibit potensial di berbagai cabang olahraga. Kita harapkan dari ajang ini bakal muncul atlet yang berbakat dan bisa kita bina lebih lanjut untuk meraih prestasi,” kata Wakil Ketua NPC Jateng Suwarno.

Menurut Suwarno, pihaknya sangat mengapresiasi langkah Disporabudpar Grobogan untuk menggelar even olahraga bagi penyandang difabel. Sebab, tidak semua kabupaten sudah pernah menggelar even Peparkab.

Sementara itu, Kasi Pembinaan Olahraga  Disporabudpar Grobogan Eko Priyono menambahkan, ajang Peparkab akan dilangsungkan dua hari, yakni tanggl 9 dan 11 Mei lusa. Lokasinya, di  GOR dan Stadion Krida Bhakti.”Hari pertama ini ada dua cabor yang kita pertandingkan. Yakni, atletik dan catur. Tiga cabor lainnya kita gelar Kamis lusa atau hari kedua di GOR,” jelasnya.

Menurutnya, even ini adalah penyelenggaraan Peparkab untuk kali kedua. Tahun lalu, pihaknya sudah menggelar even Peparkab perdana pada 29-30 September 2016. “Even perdana kemarin kita jadikan test case. Karena hasilnya cukup bagus maka tahun ini kembali kita adakan lagi dan rencananya jadi agenda rutin,” jelasnya.

Menurut Eko, melalui ajang Peparkab nanti diharapkan bisa menghasilkan bibit handal dikalangan penyandang difabel. Disisi lain, ajang ini bisa dipakai untuk untuk kemampuan dan menambah pengalaman atlet difabel yang ada di Grobogan.

Pelaksanaan Peparkab nanti juga dijadikan ajang persiapan untuk menghadapi even pekan paralympic pelajar nasional (Peparpenas). Rencananya, Peparpenas akan dilangsungkan di Semarang bulan Oktober mendatang. Dia menambahkan, sejauh ini potensi atlet difabel di Grobogan cukup bagus.

Indikasinya, ada satu atlet, yakni Siti Mahmudah yang menjadi duta Indonesia dalam ajang Paralimpiade di Brasil bulan September 2016. “Kita harapkan, dari ajang Peparkab nanti ada atlet lagi yang bisa berkiprah ditingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pemkab Kudus Anggap Kenaikan Harga Jelang Akhir Tahun Wajar

Selengkapnya →