Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Peringati Hari Palang Merah Sedunia, PMI Rembang Gelar Baksos



Reporter:    /  @ 10:46:02  /  9 Mei 2017

    Print       Email

Ketua PMI Rembang Bayu Andriyanto saat meninjau pelaksanaan donor darah di Desa Gunem, Senin (8/5/2017). (Istimewa)

MuriaNewsCom,Rembang – Dalam rangka memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional, Palang Merah Indonesia (PMI) Rembang mengadakan kegiatan donor darah dan pengobatan gratis di Desa Gunem, Kecamatan Gunem, Rembang, Senin (8/5/2017).

Roziqin, ketua panitia pelaksana kegiatan mengatakan, kegiatan donor darah dan pengobatan gratis tersebut merupakan agenda Karang Taruna Bhakti Mandiri Desa Gunem, yang bekerja sama dengan PMI Rembang.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita ingin mengajak masyarakat peduli, salah satunya dengan cara mendonorkan darahnya. Dalam hal ini, masyarakat yang sakit juga bisa memeriksakan kesehatannya dan mendapatkan pengobatan secara gratis,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PMI Rembang Bayu Andriyanto yang juga sebagai Wakil Bupati Rembang menyampaikan, kegiatan donor darah dan pengobatan gratis tersebut dinilai sangat bermanfaat.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan sosial, ini kegiatan positif, semoga ini menjadi catatan amal baik kita semua,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bayu juga menyampaikan beberapa program Pemkab Rembang. Di antaranya tentang rumah layak huni dan tentang BPJS Kesehatan gratis.

Katanya, jika ada rumah tidak layak huni dan masyarakat miskin belum memiliki BPJS Kesehatan, ia meminta pemerintah desa untuk mendata dan nantinya diajukan.

Tak hanya itu, ia juga mensosialisasikan program pemkab tentang beasiswa sampai ke jenjang perguruan tinggi bagi siswa yang berprestasi. “Tahun ini anggaran beasiswa dianggarkan sekitar 2,5 milliar. Untuk anak-anaknya yang berprestasi silahkan didaftarkan,” ucapnya.

Sugiono (53) warga Desa Gunem RT 2 RW 1 mengungkapkan, dirinya merasa senang bisa mendapatkan pengobatan gratis, karena uang yang seharusnya ia gunakan untuk membayar biaya berobat, bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

Tak hanya Sugiono, pengobatan gratis ini juga diikuti puluhan lansia yang rata-rata dari mereka kebanyakan menderita asam urat dan sebagian tekanan darah tinggi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →