Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Hasil Panen Bawang Merahnya jadi Juara di Aceh, Begini Respons Tri Joko Purnomo



Reporter:    /  @ 17:09:01  /  8 Mei 2017

    Print       Email

Tri Joko Purnomo menunjukkan hasil panen bawang merah miliknya yang sebagian diantaranya disertakan dalam kontes hortikultura Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV di Aceh. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Komoditas bawang merah dari Grobogan berhasil meraih juara dalam Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (Penas KTNA) XV di Aceh. Bawang merah yang meraih juara dalam kontes hortukultura itu ditanam oleh Tri Joko Purnomo dari kelompok tani Niaga Tani Desa/Kecamatan Penawangan.

Joko mengaku tidak menyangka jika hasil jerih payahnya bakal jadi juara dalam kontes tingkat nasional tersebut. “Terus terang saya kaget dan tidak percaya saat dapat kabar ini,” kata Joko ditemui di rumahnya, Senin (9/5/2017).

Menurut Joko, bawang merah varietas Bima Brebes yang disertakan dalam lomba ditanam 22 Februari lalu. Kemudian, bawang merah itu dipanen pada 18 April dalam usia 55 hari. Usai dipanen, bawang merah sempat dijemur selama 14 hari sebelum dibawa ke ajang Penas KTNA tersebut.

“Sebenarnya, saya diajak untuk hadir ke acara Penas. Namun, karena kesibukan bersamaan, saya tidak bisa ikut,” jelas Joko yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Penawangan tersebut.

Menurut Joko, saat kontes digelar pada 6 Mei lalu, dia sempat dapat SMS dari pihak panitia Penas untuk menghadiri acara pengumuman pemenang. Karena tidak ikut ke lokasi, informasi itu kemudian diteruskan pada pegawai Dinas Pertanian Grobogan yang hadir dalam acara Penas.

“Waktu itu pihak panitia tidak mengabarkan kalau saya dapat juara. Hanya memberitahukan untuk datang ke lokasi kontes karena bakal dilakukan pengumuman pemenangnya,” katanya.

Kabar kalau bawang merahnya menjadi juara dalam kontes hortukultura itu didapat dari staf dinas pertanian melalui WhatsApp. Setelah itu, datang ucapan selamat dari berbagai pihak.

“Beberapa pegawai dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jateng juga mengucapkan selamat. Kemudian dari rekan kelompok tani juga banyak yang memberikan ucapan selamat,” imbuhnya.

Joko tidak mengira jika hasil panennya bakal bisa jadi juara tingkat nasional. Sebab, banyak petani lain yang dinilai lebih dulu punya nama dalam urusan bawang merah. Salah satunya dari Brebes.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Terima Penghargaan Peduli Hak Asasi Manusia

Selengkapnya →