Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

4 Desa di Grobogan Bakal Jadi Lokasi Pengembangan Kelengkeng



Reporter:    /  @ 12:15:49  /  6 Mei 2017

    Print       Email

Bantuan bibit kelengkeng dari Dinas Pertanian Grobogan mulai didistribusikan pada gapoktan penerima (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom,Grobogan – Penanaman komoditas kelengkeng akan dikembangkan Dinas Pertanian Grobogan pada tahun 2017 ini. Setidaknya ada empat desa yang jadi sasaran pengembangan kelengkeng jenis Itoh yang bercita rasa manis dan segar tersebut.

Dalam rangka mengembangkan kelengkeng tersebut, dinas terkait mulai menyalurkan bantuan bibit tanaman pada gabungan kelompok tani (Gapoktan) di empat desa itu. Yakni, untuk Gapoktan Tani Jaya di Desa Kentengsari, Kecamatan Kedungjati, Gapoktan Subur Makmur di Desa Telogorejo, Kecamatan Tegowanu, Gapoktan Ngudi Makmur di Desa Pepe , Kecamatan Tegowanu masing-masing mendapat bantuan bibit sebanyak 660 batang. Kemudian, Gapoktan Kumala Karya di Desa Katong, Kecamatan Toroh dapat 650 batang.

“Bantuan bibit kelengkeng sudah mulai kita serahkan pada gapoktan,” ungkap Kepala Dipertan Edhie Sudaryanto melalui Kabid Hortikultura Imam Sudigdo.

Menurut Imam, penanaman pohon kelengkeng itu tidak dilakukan dalam satu areal khusus. Tetapi memanfaatkan lahan kosong warga yang selama ini masih dibiarkan terbengkalai.

“Saat ini di empat desa itu masih ada lahan kosong yang masih bisa dimanfaatkan. Salah satunya, bisa ditanami dengan kelengkeng. Kita pilih kelengkeng karena pohon ini ternyata bisa tumbuh bagus di beberapa wilayah Grobogan,” jelas Imam.

Imam menambahkan, bantuan bibit tanaman ini rutin diberikan pada gapoktan. Namun, jenis tanamannya berbeda-beda. Tahun lalu, ada bantuan bibit jambu citra. Sebelumnya, bantuan bibit belimbing juga sempat diberikan pada gapoktan.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Film Produksi SMPN 1 Gubug Kembali Berjaya di Ajang Festival Film Grobogan

Selengkapnya →