Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

ABK di Rembang Tewas Keracunan saat Bongkar Ikan



Reporter:    /  @ 09:58:28  /  6 Mei 2017

    Print       Email

Suasana saat bongkar ikan di KM Tambah Rejeki. Salah satu ABK tewas dan seorang lagi dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan zat kimia saat bongkar ikan di palka. (Istimewa)

MuriaNewsCom,Rembang – Seorang anak buah kapal (ABK) tewas dan seorang lainnya dilarikan ke rumah sakit karena diduga keracunan zat kimia dan kekurangan oksigen saat masuk ke lambung kapal motor nelayan yang sedang sandar di Pelabuhan Perikanan Pantai Tasikagung, Jumat (5/5/2017) siang.

Kasatpol Air Polres Rembang Iptu Sukamto mengungkapkan, awalnya Kapal Motor Tambah Rejeki berlabuh di dermaga untuk membongkar muatan ikan hasil tangkapan. Seorang anak buah kapal masuk untuk bongkar dan membersihkan palka (lambung kapal).

Tak berapa lama, Ngabdani (50) juru mudi kapal tersebut melihat seorang anak buahnya bernama Suyitno (50) warga Desa Waru, Kecamatan Rembang tidak sadarkan diri di dalam lambung tersebut. Melihat ABK-nya pingsan, Ngabdani pun ikut ke bawah (lambung kapal) untuk menolongnya.

Namun yang terjadi, Ngabdani sang juru mudi warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang, justru ikut tidak sadarkan diri dan meninggal dunia.

Tak selang berapa lama, rekan-rekan korban lainnya lantas membantu melakukan evakuasi terhadap kedua korban. Suyitno yang tengah lemas dan masih tak sadarkan diri dibawa ke RSUD Rembang.

“Korban yang meninggal juga kami bawa ke kamar mayat RSUD Rembang untuk dilakukan visum. Setelah itu, jenazah Ngabdani kami serahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” ungkapnya.

Atas kejadian ini, pihaknya mengimbau kepada para nelayan agar lebih berhati-hati apabila memongkar muatan ikan hasil tangkapan atau saat masuk membersihkan palka atau lambung kapal. Nelayan dimintanya memeriksa terlebih dahulu dari luar, kesterilan palka dari zat kimia.

“Selain itu, saat bongkar atau membersihkan palka, nelayan juga agar mengenakan masker. Apalagi kasus yang demikian tak kali ini saja terjadi,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Fasbuk Siap Lantunkan Kedamaian Lewat Sastra

Selengkapnya →