Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Hebat, Dalang Cilik Usia 8 Tahun Semarakkan Pagelaran Wayang Kulit di Pendapa Pemkab Grobogan



Reporter:    /  @ 17:00:12  /  5 Mei 2017

    Print       Email

Dalang cilik berusia 8 tahun Ahmad Cannavaro Heriyanto saat tampil Pendapa Kabupaten Grobogan, Kamis (4/5/2017) malam (MuriaNewsCom/Dani Agus)dalangcili

MuriaNewsCom, Grobogan – Pegelaran wayang kulit di Pendapa Kabupaten Grobogan berlangsung meriah, Kamis (4/5/2017) malam. Hadirnya dalang cilik Ahmad Cannavaro Heriyanto makin menambah semarak pagelaran wayang yang digelar rutin tiap malam Jumat Kliwon tersebut. Usianya baru 8 tahun dan saat ini masih kelas II di SDN 02 Bandungsari, Kecamatan Ngaringan.

Dalam pentas itu, Cannavaro memang tidak tampil jadi dalang utama lantaran usianya masih kecil. Tetapi jadi tampil sebagai selingan dalang utamanya. Meski demikian, penampilannya sempat mengundang decak kagum para penonton.

“Kemampuan ndalangnya sudah terlihat cukup bagus untuk bocah yang baru umur 8 tahun. Saya rasa, bocah ini merupakan sosok dalang muda ini cukup potensial di masa depan,” cetus Harno, salah seorang penggemar wayang kulit yang selalu hadir di pendapa tiap malam Jumat Kliwon.

Malam itu, putra Kades Bandungsari Ledy Heriyanto tampil sekitar satu jam, mulai pukul 21.00 WIB. Dalang cilik itu memainkan wayang dengan lakon Brojodento Mbalelo. Saat Cannavaro tampil, penabuh gamelan dan larasati dibawakan oleh Karang Taruna Desa Bandungsari.

Kabid Kebudayaan Disporabudpar Grobogan Marwoto saat dimintai komentarnya menyatakan, sependapat dengan penilaian penonton. Menurutnya, penampilan dalang cilik itu memang sudah lumayan bagus.

“Anak ini sudah mengenal wayang sejak kecil. Selain terus belajar, untuk bisa mengembangkan kemampuannya ndalang butuh kesempatan tampil lebih banyak. Pagelaran rutin di pendapa tiap malam Jumat Kliwon ini bisa jadi salah satu sarana untuk menambah jam terbang,” kata Marwoto yang juga tampil sebagai dalang setelah Cannavaro turun panggung itu.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Ini Catatan yang Muncul dalam Evaluasi Penggunaan ADD 2017 di Grobogan

Selengkapnya →