Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Sutiyoso Sebut Pendemo Pabrik Semen Hanya Pintar Mengemas Suasana



Reporter:    /  @ 18:22:01  /  4 Mei 2017

    Print       Email

Komisaris Utama PT. Semen Indonesia Letjen TNI (Purn) Sutiyoso saat menghadiri peresmian AKSI di Kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja, Kamis (4/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Komisaris Utama PT. Semen Indonesia Letjen TNI (Purn) Sutiyoso menilai, bahwa para penentang berdirinya pabrik semen di Rembang hanya pandai mengemas situasi penolakan semen.

“Para penolak itu memang pandai mengemasnya. Seakan-akan warga Rembang menolak. Pada dasarnya, saya sudah turun ke lapangan secara langsung beberapa hari. Namun, di situ juga banyak masyarakat yang meminta supaya pabrik ini cepat dioperasikan,” katanya, saat menghadiri peresmian AKSI di area Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSP-Naker) Rembang, Kamis (4/5/2017).

Menurutnya, penolak adanya pabrik semen yang ada di Rembang itu hanya beberapa orang yang mengatasnamakan warga Rembang, dan seakan-akan mereka mewakili dan mengatasnamakan warga Rembang secara keseluruhan.

“Memang kalau terlihat di luar, warga Rembang menolak. Padahal yang menolak itu sangat kecil. Oleh sebab itu, untuk mengahadapi itu, kita sebagai warga dan pemerintah harus bisa kompak bersama-sama menghadapi itu,” paparnya.

Dia melanjutkan, keberadaam pabrik semen di Rembang bisa bermanfaat. Khususnya bagi Rembang.”Yang penting bisa bermanfaat bagi warga Rembang. Khususnya, bisa meningkatkan ekonomi, mengurangi kesenjangan pendapatan. Sebab Rembang inikan salah satu kabupaten termiskin di Jawa Tengah. Sehingga dengan adanya pabrik semen ini nantinya bisa memerikan manfaat bagi warga,” bebernya.

Dengan adanya pabrik semen di Rembang tersebut, pihaknya juga menjelaskan, bahwa nantinya deviden dari PT. Semen Indonesia juga bisa mensejahtrakan warga Negara Indonesia.

“Ini adalah BUMN, bukan swasta atau asing. Sehingga deviden kita setorkan ke pemerintah. Di saat sudah terkumpul banyak dengan deviden lainnya maka untuk kesejahteraan di Rembang. Dan nantinya warga Rembang juga akan bisa menikmati itu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Pelaku Korupsi Tidak Bisa Dipandang dari Latar Belakangnya, Begini Penjelasannya

Selengkapnya →