Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pendidikan PAUD dan TK jadi Fondasi Perkembangan Siswa



Reporter:    /  @ 13:10:24  /  2 Mei 2017

    Print       Email

Bupati Kudus Musthofa bersama sejumlah insan pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan di Kudus, Selasa (2/5/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak (TK) memiliki peran penting membentuk karakter anak. Karena pendidikan tersebut menjadi fondasi bagi mereka meraih masa depan yang lebih gemilang.

Sejumlah insan pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan di Kudus, Selasa (2/5/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Dikpora) Kabupaten Kudus Joko Susilo menyatakan, PAUD dan TK menjadi hal yang sangat penting. Untuk itulah, dibutuhkan tenaga pendidik berkualitas supaya perkembangan pendidikan anak juga lebih bagus.

Bupati Kudus Musthofa bersama sejumlah insan pendidikan dalam peringatan Hari Pendidikan di Kudus, Selasa (2/5/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

Menurutnya, Pemkab Kudus sudah melakukan sejumlah upaya meningkatkan kualitas pendidikan tingkat PAUD dan TK. Antara lain, peningkatan kualitas seperti sosialisasi dan juga pelatihan. ”Dengan bekal yang matang selama di PAUD, maka karakter anak akan terbentuk dengan baik. Ini akan menjadi modal bagus untuk menimba ilmu di tingkat pendidikan yang lebih tinggi nanti,” kata Joko, di sela-sela peringatan Hari Pendidikan Nasional di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Selasa (2/5/2017).

Pemain drumband dari SMK Wisudha Karya saat memainkan aksinya di peringatan Hari Pendidikan di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

Sementara, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) pada Dinas Dikpora Kudus Moch Sholeh menuturkan, pendidikan PAUD sangatlah penting bagi perkembangan ke depan siswa. Paling tidak, dengan pendidikan yang tepat di tingkat PAUD, bakal menjadikan siswa tak canggung melanjutkan ke jenjang berikutnya. “Karena mereka sudah terbiasa bersekolah. Selain itu, di PAUD juga diajari untuk berani, sehingga akan mempercepat perkembangan kejiwaan siswa saat masuk ke SD dan seterusnya,” ungkap dia. 

Dikatakan, kalau pendidikkan tingkat lanjut di Kudus tak hanya melulu pendidikan formal saja. Namun masih ada pendidikan Non Formal maupun informal. Bahkan sosialisasi sejauh ini juga sudah dilakukan.  “Kami di Pemkab Kudus mengupayakan pendidikan yang menyeluruh kepada seluruh  masyarakat Kudus. Jika ada yang tak bisa di sekolah formal, bisa ikut kejar paket,” ungkapnya.

Pemain drumband dari SMK Wisudha Karya saat memainkan aksinya di peringatan Hari Pendidikan di Kudus. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

 

Saat ini, pendidikan alternatif itu sudah terlaksana dengan baik. Secara jumlah, ada penurunan jumlah, lantaran sudah beralih ke pendidikan formal seperti di SMP dan juga SMA di Kudus.  “Kalaupun lulusan dari kejar paket, namun ijazahnya juga sama dengan jenjang sekolah yang formal. Jadi misal ada yang melanjutkan sekolah atau kerja, ijazahnya dinilai sama,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Punya IMB, Pemilik Kos di Kawasan Kampus UMK Dipanggil Satpol PP

Selengkapnya →