Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Gadis ABG Kudus yang Hilang 3 Bulan Ternyata Kini Hamil



Reporter:    /  @ 16:17:12  /  1 Mei 2017

    Print       Email

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Gadis ABG putri yang hilang sejak 26 Januari 2017, Lia Sri Budiati (17) warga Desa Padurenan, Kecamatan Gebog, Kudus, kini telah ditemukan. Lokasi penemuannya yakni di sebuah rumah kos di Rembang, Jumat (28/4/2017). Polisi masih memeriksa pria berinisial, JN (35). JN melarikan korban ke beberapa kota. Sampai akhirnya, keluarga bisa menemukan putrinya tersebut.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, korban menghilang selama tiga bulan lamanya. Selama itu, korban menghilang bersama dengan JN. “Jadi selama ini korban bersama pelaku kabur. Mereka kabur dan ditemukan di wilayah Rembang,” katanya saat dihubungi MuriaNewsCom.

Menurutnya, selama tiga bulan menghilangkan, diduga keduanya bersama-sama terus, hingga akhirnya korban hamil.

Dikatakan Kapolres, saat kabur, korban membawa uang sekitar Rp 30 juta. Uang tersebut digunakan untuk biaya kehidupan mereka berdua selama tiga bulan ini.

“Pelaku adalah kenalan korban lewat HP. Korban di bawah umur itu masih terbujuk hingga akhirnya berani kabur dengan teman yang dikenalnya lewat HP itu,” ungkap Agusman.

Sedangkan korban dikembalikan ke orang tuanya di Gebog. “Kami meminta agar para orang tua lebih waspada dan lebih hati-hati. Jangan sampai terlalu membiarkan anaknya bermain-main dengan HP. Apalagi sekarang zaman canggih dan bisa membujuk para Remaja,” jelasnya.

Info yang dihimpun, kedua orang tua korban, Maswan (52), dan Ngatini (40) bereaksi lantaran putrinya tak pulang hingga satu hari. Mereka melapor ke polisi setempat. Tujuannya agar polisi bisa ikut membantu mencari keberadaan korban.

Keterangan orang tua kepada polisi saat itu, korban pergi dari rumah dengan mengendarai sepeda motor Shogun dan mengenakan pakaian seragam sekolah. Keberadaan korban baru diketahui saat seorang teman menghubunginya. Korban merespons temannya dan memberi informasi keberadaannya.

Selama di Rembang, korban hidup berdua dengan JN. Setiap harinya, korban bekerja di sebuah toko. JN kerja di reparasi sepeda motor. Mereka berdua hidup seadanya. Polisi secara intensif terus melakukan pemeriksaan kasus ini.

 

Editor : Akrom Hazami

Baca juga : Gadis ABG Hilang Hingga Berbulan-Bulan di Kudus

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Punya IMB, Pemilik Kos di Kawasan Kampus UMK Dipanggil Satpol PP

Selengkapnya →