Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Wilayah Rembang Disebut Cocok untuk Investasi, Ini Alasannya



Reporter:    /  @ 14:30:21  /  1 Mei 2017

    Print       Email

Peringatan Hari Buruh Internasional di halaman Dinas PMPTSTK Rembang, Senin (1/5/2017). (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Rembang Saikul Rosyidi mengatakan, bahwa Rembang merupakan wilayah yang cocok untuk berinvestasi.

Hal itu diungkapkan saat acara peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, yang berlansung di halaman Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (Dinas PMPTSTK) Rembang, Senin (1/5/2017).

“Tren sekarang, rata-rata perusahaan besar tengah melirik daerah pinggiran seperti halnya Rembang. Sebab, di situ UMK-nya kecil. Dengan adanya tren itu, kita juga mendukung serta akan bisa mengkomunikasikan dengan baik kepada pihak terkait,” kata Saikul.

Sementara itu, ia juga mengungkapkan, bahwa kondisi investasi di Rembang selama ini masih kondusif. Baik dari segi sosial dan sebagainya.”Serikat pekerja, pengusaha dan pemerintah yang ada di Rembang sangat kondusif,” ungkapnya.

Di sisi lain, pria yang kini menjadi sebagai anggota dewan pengupahan APINDO ini juga berharap “May Day” ini dijadikan sebagai momentum sinergitas antara pekerja, pengusaha dan pemerintah, supaya menjadikan Rembang semakin maju.

“Mari kita sebagai putra putra daerah supaya dapat mengkondusigkan sosial politik yang ada. Supaya para investor dan pekerja bisa saling melengkapi. Baik itu hak-haknya dan sebagainya,” pungkasnya.

Di sisi lain, Bupati Rembang Abdul Hafidz  mengutarakan, pihaknya berharap supaya masyarakat harus cerdas menyikapi perkambangan zaman.”Investor bisa suatu saat beralih ke kota lain. Perpindahan investor itu bisa disebabkan dari demonstrasi pekerja dan sebagainya,” katanya.

Selain itu, ia juga mengutarakan bahwa belum lama ini, ilmuan dari Thailand pernah meneliti tanah di Rembang. Dari hasil penelitian tersebut, menunjukan bahwa tanah di Indonesia, dalam hal ini Rembang, lebih bagus dibandingkan dengan Thailand.

“Hasil penelitian itu menunjukan bahwa tanah di Indonesia khususnya Rembang, lebih bagus ketimbang di Thailand. Selain itu, sejelek -eleknya tanah di Rembang, itu ukurannya sudah sebagus-bagusnya tanah di Thailand. Tapi yang menjadi pertanyaan, kenapa kok Thailand lebih maju,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga mengutarakan bahwa saat ini ada sebanyak 306 perusahaan di Rembang yang menampung sekitar 14 ribu pekerja, dan hingga saat ini masih mempunyai kondusif.

“Alhamdulillaj sebanyak 306 perusahaan yang menampung 14 ribu lekerja saat ini masih kondusif. Terlebih para pekerja juga tidak merasa ada kesenjangan upah dengan kota lain. Dengan UMK sekitar Rp 1,4 juta, para pekerja di Rembang tidak ada yang merasa ada kesenjangan upah dengam kota lain,” imbuhnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jelang Libur Akhir Tahun, Pantai Kartini Siapkan Personel Tambahan

Selengkapnya →