Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...

Cak Nun: Jadilah Abdullah, Bukan Insan

Gondelan Klambine Kanjeng Nabi (7)

13
Allah SWT tidak menciptakan segala sesuatu dengan percuma, maka Cak Nun mengingatkan agar umat Islam senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Cak Nun mengajak seluruh umat Islam agar menjadi Abdullah atau abdinya Allah SWT. Sebab, cara yang demikian akan mendatangkan rasa ikhlas, sehingga mendekatkan untuk dicukupi semua yang menjadi kebutuhannya.

Cak Nun mengatakan, orang yang mengerjakan semuanya demi Allah, maka Allah bakal memberikan ridlo-Nya kepada hamba. Karena Allah tidak akan membiarkan hamba-Nya menderita apalagi sampai ditelantarkan. Hal itulah yang selama ini dipraktikkan olehnya selama ini, dengan menjadikan diri sebagai hamba Allah.

’’Misalnya saja kita diminta mengantarkan barang ke Solo dari Kudus. Jika yang memerintahkan adalah bos, maka semuanya akan dicukupi, mulai makan, transportasi bahkan keselamatan juga dijamin. Namun jika mengerjakan sendiri, maka bos tentunya tidak mau nanggung,’’ katanya.

Lebih jauh dikatakan, bahwa selama ini banyak yang kurang pas dalam hal menjalankan ibadah salat dengan niat ingin masuk surga. Padahal, jika melakukan ibadah seperti salat karena Allah, maka Allah menjamin hamba-Nya untuk menjadi penghuni surga. Tanpa adanya niatan masuk surga.

Dia mencontohkan, jika seorang mendapatkan surga namun tidak diperhatikan oleh Allah, itu akan lebih menyakitkan bagi hamba-Nya. Lain halnya jika Allah sendiri yang menaruh hambanya di surga, maka Allah menjamin memperhatikan hambanya tersebut. ’’Karena Allah itu pasti tanggung jawab, jadi tidak usah khawatir,’’ ujarnya.

Dia juga mengatakan, menjalankan ibadah bisa dilakukan sepanjang waktu. Sebab selama 24 jam lamanya, seorang yang hidup adalah sejatinya menjalankan apa yang diperintahkan oleh Allah. Karena statusnya merupakan status hamba, sehingga harus mendekatkan diri kepada Allah setiap waktu.

’’Saat berdoa, sebagai hamba berperilaku manja-manja sedikit tidak apa-apa. Karena sebagai hamba bisanya juga meminta agar diperhatikan,’’ imbuhnya. 

Editor: Kholistiono

Ruangan komen telah ditutup.