Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Ratusan Pedagang Pasar Sarang Boyongan



Reporter:    /  @ 20:44:51  /  29 April 2017

    Print       Email

Acara malam boyongan pedagang Pasar Sarang yang berlangsung pada Jumat (28/4/2017) malam. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Ratusan pedagang yang telah 10 bulan berjualan di lokasi sementara, tepatnya di lapangan lama Sendangmulyo, Kecamatan Sarang, Rembang, akhirnya menempati Pasar Sarang yang baru selesai direhab.

Sebagai rasa syukur, paguyuban pedagang pasar menyelenggarakan acara malam boyongan atau pindahan yang juga diisi dengan pengajian. Acara ini digelar di halaman pasar, pada Jumat  (278/4/2017) malam.

Di malam boyongan tersebut, dihadiri Bupati Rembang Abdul Hafidz dan Wakil Bupati Rembang Bayu Andriyanto serta undangan lain. Tak hanya itu, KH Maimoen Zubair juga hadir untuk didaulat memberikan ceramah dan memimpin doa.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, pembangunan Pasar Sarang merupakan bukti dari komitmen pemkab dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga, dengan desain semi modern, banyak masyarakat, baik dari Rembang sampai warga Tuban bisa menjadi pelanggan di Pasar Sarang.

“Pemkab telah membangun Pasar Sarang dengan fasilitas kios,los,lesehan dan los khusus untuk pedagang ikan. Semuanya gratis, kemudian pedagang mengembangkan sendiri dengan menyekat los seperti ruko-ruko kecil ya tidak apa-apa,” ujarnya.

Dengan adanya fasilitas itu, harapannya para pembeli akan merasa nyaman, karena los pedagang ikan disendirikan. Dengan demikian, pembeli kain dan lainnya tidak terganggu oleh bau amis ikan.

“Saya juga meminta masyarakat untuk bersabar dalam hal pembangunan maupun perbaikan jalan. Karena pembangunan tidak bisa serta merta langsung bisa dilaksanakan. Harus bertahap, karena proses maupun keterbatasan anggaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Khoirul Soleh salah satu pedagang Pasar Sarang mengaku sangat bersyukur akhirnya bisa menempati pasar baru setelah hampir satu tahun berjualan di lokasi sementara di lapangan lama Desa Sumbermulyo. Terlebih, bangunan pasar sangat bagus dan diperkirakan akan lebih banyak pembeli yang datang.

“Mungkin semua pedagang sangat bersyukur, karena bangunan yang baru ini kelihatan menarik untuk pembeli.Kami punya harapan kedepan jualan kami bisa ramai dan lancar,” tandasnya.

Perlu diketahui, di sektor perdagangan tahun 2016, Pemkab Rembang merehab beberapa pasar tradisional menjadi pasar semi modern. Seperti halnya, Pasar Lasem dengan anggaran Rp 1,9 miliar, Pasar Pandangan dengan biaya Rp 5,33 miliar, Pasar Pamotan dengan dukungan anggaran Rp 2,76 miliar dan rehab total Pasar Sarang menelan anggaran Rp 9,36 miliar.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →