Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini
Gondelan Klambine Kanjeng Nabi (1)

Cak Nun Ajak Masyarakat Kembali ke Kanjeng Nabi



Reporter:    /  @ 17:59:11  /  29 April 2017

    Print       Email

Cak Nun mengingatkan masyarakat bahwa hanya Rasulullah SAW yang mampu dan bisa memberikan syafaat kepada seluruh umatnya. (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Emha Ainun Nadjib atau yang biasa dikenal dengan Cak Nun, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengingat kembali dan meneladani sikap, ucapan, dan perilaku Nabi Muhammad SAW.

Hal itu disampaikan Cak Nun dalam acara Sinau Bareng Cak Nun dan Kiai Kanjeng yang mengambil tema ’’Gondelan Klambine Kanjeng Nabi’’ di Lapangan Sepak Bola Pancasila Desa Jepang Kecamatan Mejobo, Jumat (28/4) malam.

Kegiatan yang diprakarsai MuriaNewsCom dengan dukungan sepenuhnya dari PR Sukun itu digelar dalam rangka menyambut Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW. Hadir dalam kesempatan tersebut, Deka Hendratmanto (pendiri MuriaNewsCom), Gus Abdul Jalil (penggiat Jagong Kamulyan), Gus Romli (budayawan), dan Habib Anis Sholeh Ba’asyin (Pati). Turut hadir pula Camat Mejobo Harso Widodo, Kapolsek Mejobo AKP Suharyanto, dan Danramil Mejobo Kapten Inf Bambang Sunarto.

Di hadapan ribuan warga, Cak Nun mengingatkan, hanya Rasulullah SAW yang mampu dan bisa memberikan syafaat. ’’Hanya beliau yang bisa ngenyang jumlah rekaat salat dalam sehari kepada Allah SWT,’’ katanya.

Ditegaskan, di dunia ini tak ada yang lain yang bisa menolong manusia kecuali sang Rasul. ’’Makanya kita harus gondelan Kanjeng Nabi. Tidak bisa gondelan yang lainnya. Namun kita juga harus tahu bagaimana sifat-sifat beliau,’’ ujarnya.

Rasulullah, lanjut Cak Nun, tidak tega melihat umatnya menderita. Jadi, dengan mengetahui sifatnya itu, umat bisa meminta pertolongan kepada Rasul dengan sungguh-sungguh agar dimintakan kepada Allah SWT. ’’Karena beliau lah Kholifah,’’ imbuhnya. 

Editor: Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →