Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Sebelum Lomba, Semua SD di Kecamatan Tanggungharjo Grobogan Dilatih Karawitan



Reporter:    /  @ 21:00:37  /  29 April 2017

    Print       Email

Para siswa SD di Kecamatan Kecamatan Tanggungharjo Grobogan sedang menunjukkan kebolehannya dalam lomba karawitan, Sabtu (29/4/2017) (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan  – Pelaksanaan lomba karawitan antar SD di Kecamatan Tanggungharjo, Grobogan, ternyata butuh persiapan cukup lama. Sebab, sebelum lomba dilangsungkan, UPTD Dinas Pendidikan Kecamatan Tanggungharjo memberikan pelatihan lebih dulu pada siswa di 27 SD.

“Pelatihan karawitan ini kita lakukan sekitar bulan Oktober 2016. Jadi sekitar enam bulan sebelum lomba kita beri pelatihan ke semua SD,” jelas Kepala UPTD Kecamatan Tanggungharjo Kudloifi Heny, Sabtu (29/4/2017).

Menurut Kudloifi, jumlah SD negeri di Kecamatan Tanggungharjo ada 27 sekolah. Setiap murid kelas III, IV, dan V disasar untuk mengikuti latihan yang dilakukan secara bergiliran.

Latihan karawitan tersebut dilangsungkan di tiga lokasi. Yakni, di Balai Desa Kapung, rumah kosong milik warga Desa Sugihmanik, dan di SDN 04 Desa Ringinpitu. Di masing-masing tempat latihan sudah terdapat seperangkat gamelan yang digunakan untuk berlatih.

“Latihan dilakukan di luar jam sekolah, jadi tidak mengganggu kegiatan belajar. Jadwalnya juga kita gilir karena tempat latihannya hanya ada tiga lokasi saja,” jelasnya.

Adanya latihan seni karawitan untuk siswa SD itu ternyata mendapat respons positif dan dukungan dari berbagai pihak. Contohnya, pihak Desa Ringinpitu membolehkan balai desa dan perangkat gamelannya digunakan latihan. Kemudian, ada juga warga yang menyediakan rumah kosong miliknya untuk berlatih karawitan.

“Selain itu, beberapa seniman di Tanggungharjo juga ikut pula memberikan bimbingan pada anak-anak. Apresiasi masyarakat sangat positif. Ini sangat menggembirakan dan menambah semangat para pelatih, guru dan para siswa,” katanya.

Kudloifi menyatakan, gagasan untuk memberikan latihan karawitan itu awalnya dilontarkan beberapa tokoh masyarakat di Kecamatan Tanggungharjo. Gagasan itu disambut positif dan ditindaklanjuti dengan membuat program serta berbagai persiapan.

“Salah satu tokoh masyarakat yang melontarkan gagasan adalah Bapak HM Nurwibowo (Wakil Ketua DPRD Grobogan) yang tinggal di Desa Sugihmanik. Pelatihan kesenian tradisional ini juga mendapat dukungan dari Kadinas,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →