Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Langgar Kesepakatan, Dinas PUPR Grobogan Bakal Panggil Rekanan Galian Kabel Optic



Reporter:    /  @ 10:00:50  /  29 April 2017

    Print       Email

Gundukan tanah dari proyek galian kabel dibiarkan di pinggir jalan R Suprapto, Jumat (28/4/2017) (MuriaNewsCom, Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Grobogan bakal segera memanggil pihak rekanan yang melakukan pekerjaan panggalian kabel optic di ruas jalan R Suprapto Purwodadi. Sebab, rekanan tersebut dinilai tidak mematuhi kesepakatan yang sudah ditentukan sebelumnya.

“Kita ada masukan warga soal aktivitas penggalian kabel. Nanti, rekanannya akan kita panggil,” kata Kepala PUPR Grobogan Subiyono, Jumat (28/4/2017).

Terkait aktivitas proyek itu, pihak rekanan diminta tidak melakukan penggalian sekaligus di banyak titik. Tetapi, melakukan penggalian di beberapa titik dalam tiap ruas 100 meter. Setelah selesai, baru dilanjutkan pada 100 meter berikutnya.

“Sebelumnya, rekanan melakukan penggalian langsung puluhan titik. Setelah ada kesepakatan, sekarang kita minta bertahap penggaliannya,” jelasnya.

Kemudian, rekanan juga diminta memasukkan tanah galian pada karung. Hal ini guna menghindari tanah galian berceceran ke jalan raya dan bisa membahayakan pengguna jalan. Tanah dalam karung juga diminta dibersihkan pihak rekanan setelah pekerjaan selesai.

Satu hal lagi, pihak rekanan juga diminta untuk menutup bekas galian dengan aspal kembali. Tidak hanya sekadar ditutup lagi dengan tanah dan di atasnya ditimbun batu. Untuk pengaspalan nanti akan dikerjakan petugas dari Dinas PUPR.

“Pihak rekanan sudah menyepakati poin-poin tadi. Kalau mereka tidak melaksanakan nanti kita minta Satpol PP untuk bertindak,” tegasnya.

Sebelumnya, sejumlah warga dan pengendara memang menyoroti proyek penggalian kabel optic yang sering dilakukan sejak beberapa bulan terakhir. Terutama adanya sebagian gundukan tanah bekas galian yang dibiarkan di pinggir jalan. Sebab, keberadaan gundukan tanah itu dinilai cukup mengganggu.

Adanya gundukan tanah di sisi barat jalan juga mengurangi lahan parkir sepeda motor. Sebab, di ruas sebelah barat memang digunakan untuk areal parkir kendaraan roda dua. Sedangkan di sisi timur tempat parkir roda empat.

Gundukan tanah itu juga rawan menimbulkan kecelakaan. Terutama, saat ada hujan deras yang mengguyur lokasi itu. Jika terkena hujan maka gundukan tanah itu akan jadi lembek dan sebagian meluber ke tengah jalan.

Kondisi itu menjadikan jalan menjadi licin. Jika tidak hati-hati, pengendara bisa tergelincir. Terutama saat melakukan pengereman.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Begini Penjelasan KH Anwar Zahid Terkait Pentingnya Bersyukur saat Bangun Tidur

Selengkapnya →