Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pesanan Batik Pati Melonjak Tajam Jelang Lebaran



Reporter:    /  @ 09:00:56  /  29 April 2017

    Print       Email

Sejumlah karyawan Batik Yuliatiwarno tengah menyelesaikan pesanan untuk THR Lebaran 2017. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Pesanan batik Bakaran khas Pati melonjak tajam dalam seminggu terakhir. Hal itu disebabkan lantaran banyak perusahaan atau instansi yang memesan untuk keperluan tunjangan hari raya (THR) pada Juni 2017.

Tamzis Al Anas, salah satu pengusaha batik Bakaran asal Langgenharjo, Juwana menuturkan, pesanan dari perusahaan dan instansi melonjak sejak seminggu terakhir. Rata-rata pemesan akan digunakan untuk THR saat Lebaran.

“Kalau batik tulis memang produksinya lebih lama dari batik cap, sehingga kalau mau pesan untuk Lebaran dalam jumlah yang banyak, harus jauh-jauh hari. Sebab, pengerjaannya satu per satu secara manual menggunakan tangan atau handmade,” ungkap Tamzis.

Tak tanggung-tanggung, pemesan batik tulis Bakaran berasal dari berbagai luar daerah, seperti Semarang, Jepara, hingga Jakarta. Mereka pesan dalam jumlah yang banyak, dari seratus potong sampai 500 potong kain batik tulis.

Untuk mengatasi banyaknya pemesan, Tamzis menambah karyawan dari ibu-ibu setempat yang sudah dibekali keterampilan membatik. Pasalnya, mendekati Ramadan nanti, permintaan batik diperkirakan terus mengalami kenaikan.

Satu potong kain batik tulis produksi Tamzis dengan brand “Yuliatiwarno” dibanderol dari Rp 90 ribu hingga Rp 350 ribu. Harga batik dipengaruhi sejumlah faktor, antara lain warna, tingkat kerumitan motif, dan jenis kain.

Saat ini, motif yang banyak dicari bertema maritim, seperti gambar ikan, udang, dan aneka satwa laut lainnya. Motif maritim diakui sebagai inovasi baru dari pengembangan batik Bakaran yang selama ini dikenal dengan motif klasiknya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Wabup Pati Sidak di Dinas Pertanian, Ini Temuannya

Selengkapnya →