Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Generasi Muda Diajak Melek Bahasa Inggris



Reporter:    /  @ 11:51:34  /  28 April 2017

    Print       Email

Panitia The 2nd International Conference on Teaching English to Young Learners in Indonesia (Teylin). (UMK). (Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Tantangan di masa depan menempatkan generasi muda sebagai aktor penerus pembangunan negara. Generasi muda atau sering disebut generasi milenial perlu bersiap menghadapi era persaingan global dengan negara lain.

Universitas Muria Kudus (UMK) melalui program studi Pendidikan Bahasa Inggris mulai menginisiasi terselenggaranya konferensi internasional bertajuk “The 2nd International Conference on Teaching English to Young Learners in Indonesia (Teylin)” yang berlangsung Selasa dan Rabu (25-26/4/2017) kemarin. Adanya acara ini menunjukkan komitmen UMK dalam misi menyadarkan anak muda agar melek berbahasa Inggris.

Farid Noor Romadlon, selaku ketua penyelenggara, menjelaskan bahwa  anak muda Indonesia di masa depan memiliki potensi unggul di berbagai bidang. Untuk bisa bersaing dan tidak kalah dengan bangsa lain, penguasaan Bahasa Inggris merupakan keharusan.

“Ke depan, generasi muda akan menjadi bagian dari masyarakat global. Apabila tidak ingin kalah dan tertinggal, harus diimbangi penguasaan Bahasa Inggris yang baik,” ujar Farid saat ditemui MuriaNewsCom Rabu (26/4/2017).

Melek berbahasa Inggris seharusnya sudah dimulai dan diajarkan kepada anak sedari dini oleh kedua orang tua dan guru di sekolah. Hal ini merupakan tahap penyadaran untuk mengenalkan anak muda tentang dunia global ke depan.

“Sudah seharusnya Bahasa Inggris mulai diajarkan sejak prenary school hingga usia 12 tahun. Tahap ini merupakan tahap penyadaran,” pungkasnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Taman Bajomulyo Juwana Dikembangkan Jadi Objek Wisata

Selengkapnya →