Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Warga Kasreman Rembang Minta Pembangunan Pabrik Ternak Milik PT Malindo Feedmill Dihentikan Sementara



Reporter:    /  @ 11:00:18  /  27 April 2017

    Print       Email

Puluhan warga datangi Balai Desa Kasreman untuk meminta agar pembangunan pabrik ternak milik PT Malindo Feedmill dihentikan sementara. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Puluhan warga Desa Kasreman, Kecamatan Rembang, mendatangi balai desa setempat pada Rabu (26/4/2017) sore kemarin, untuk meminta, supaya pembangunan pabrik ternak ayam milik PT. Malindo Feedmill dihentikan.

Pemberhentian itu dilakukan untuk sementara waktu, lantaran pihak perusahaan belum mengantongin Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dan izin gangguan atau HO dari pemerintah kabupaten setempat.

Sukari, salah seorang warga setempat menilai, pihak perusahaan juga belum ada komitmen atau kesepakatan dengan warga untuk memperbaiki jalan poros desa yang saat ini kondisinya rusak, akibat mobilisasi kendaraan guna aktivitas pembangunan pabrik.

Sukari mengatakan, warga tidak menolak keberadaan pabrik ternak ayam di desanya. Namun, warga meminta perusahaan agar merampungkan izin sesuai dengan ketentuan dan siap bertanggung jawab atas semua dampak buruk dari segala bentuk aktivitas pabrik.

“Kesepakatan dari pihak manajemen Malindo masih belum jelas, termasuk salah satunya adalah kompensasi untuk kerusakan jalan poros desa yang saat ini kondisinya telah rusak akibat mobilisasi kendaraan guna pembangunan pabrik,” ujarnya.

Arisman Nur Wahid, warga lain di desa itu menambahkan, pihak perusahaan juga belum mewujudkan kesepakatannya dengan pihak Pemkab Rembang, yaitu membuatkan 15 titik sumur pantek di wilayah Desa Kasreman, sesudah pembebasan lahan.

“Seharusnya pihak perusahaan saat ini sudah merealisasikan itu (pembuatan 15 titik sumur pantek, red.). Sebab kesepakatan itu sudah tertuang secara tertulis. Bahkan ditandatangani oleh Sekda Rembang. Namun sampai sekarang belum direalisasi,” tandasnya.

Kepala Desa Kasreman Karyono mengakomodasi permintaan warga. Pihaknya bersepakat proses pembangunan pabrik ternak ayam di desanya untuk sementara dihentikan sampai dengan dikantonginya izin oleh pihak perusahaan.

“Mulai Kamis (27/4/2017) ini, aktivitas pembangunan pabrik harus dihentikan sementara. Jika memang sudah terbit izinnya, silakan proses pembangunan dilanjutkan,” ujarnya.

Khasan Assyari, Manajer PT Malindo Feedmill Tbk mengatakan, IMB dan HO untuk pabriknya masih dalam proses. Pihaknya tinggal menunggu waktu untuk terbitnya izin tersebut.

“Untuk sementara, kami akan hentikan proses pembangunan pabrik. Kami akan koordinasi dengan atasan mengenai penghentian sementara ini,” katanya.

Di sisi lain, mengenai tuntutan warga terkait perbaikan jalan poros desa yang rusak, pihaknya akan terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU), agar perbaikannya tidak terjadi tumpang tindih.

“Mengenai sumur pantek, kami juga harus koordinasi dengan pihak Dinas Pertanian dulu. Mana-mana titik yang pas, mengingat sudah ada embung di sana. Intinya ialah setiap tuntutan dan permintaan warga akan dikonsultasikan kepada atasannya sekaligus sebagai pertimbangan. Ia sudah mendaftar tuntutan dan permintaan warga,” ungkapnya.

Dia menambahkan, soal tuntutan warga, bukannya pihak perusahaan akan menolak. Namun pihak perusahaan juga butuh koordinasi dengan atasan terlebih dahulu untuk menentukan mana tuntutan warga yang bisa kami sepakati dan setujui. “Saya berharap warga Kasreman semua berkenan membantu,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →