Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...

UMK Gelorakan Semangat Global melalui Bahasa Inggris

19
Spanduk kegiatan terpasang di Kudus. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Universitas Muria Kudus (UMK) melalui Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris menyelenggarakan konferensi internasional bertajuk The 2nd Teylin atau “The 2nd International Conference on Teaching English to Young Learners in Indonesia” di Hotel Griptha Kudus, Selasa-Rabu (25-26/4/2017).

Kegiatan berbentuk diskusi panel paralel ini mengusung tema “Indigenous Norms to the Coming Age of One Asia”. Artinya, penguatan karakter, nilai dan norma, serta kearifan lokal budaya kepada generasi muda untuk terlibat aktif dalam interaksi global melalui Bahasa Inggris.

Dengan kata lain, konferensi ini bertujuan sebagai sarana promosi untuk memperkuat posisi strategis Indonesia dengan segala identitas uniknya dengan menunjukkan kompetensi Bahasa Inggris dan karakter lokal yang sama baiknya.

Konferensi ini mengundang empat pembicara dari empat negara berbeda. Yaitu Itje Chodidjah (Indonesia), Nicholas Cooper (Inggris), Jo-Ann Netto-Shek (Singapura), dan Ramesh Nair (Malaysia). Sedangkan peserta konferensi berasal dari dalam negeri, yaitu daerah Kalimantan, Jawa Barat, Jawa Timur, Yogyakarta, dan luar negeri, yaitu Malaysia dan Singapura.

Farid Noor Romadlon, ketua panitia penyelenggara menyebutkan bahwa tujuan utama konferensi ini adalah sebagai sarana tukar wawasan mengenai metode, teknik, dan strategi pengajaran Bahasa Inggris kepada generasi muda di daerah masing-masing peserta.

Selain itu juga sebagai upaya memperkuat literasi pengetahuan mengenai pengajaran Bahasa Inggris kepada generasi muda. Nantinya, hasil presentasi peserta dalam full paper atau karya ilmiah akan dibuatkan prosiding-nya via Atlantis Press dari Prancis.

“Ini sebagai upaya kami berkontribusi meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya Bahasa Inggris di masa mendatang. Khususnya bagi generasi muda agar melek informasi global,” pungkas Fadli.

Editor : Akrom Hazami

 

Ruangan komen telah ditutup.