Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Nenek di Pati Ancam Gugat Kakek yang Batal Menikahinya



Reporter:    /  @ 18:06:58  /  26 April 2017

    Print       Email

ILUSTRASI

MuriaNewsCom, Pati – Seorang nenek asal Desa Tegalharum, Kecamatan Margoyoso, Jumrotun (59) mengancam menggugat Mashuri (62), warga Ngurensiti, Wedarijaksa, lantaran batal menikahinya. Terlebih, pembatalan rencana pernikahan itu dilakukan hanya lewat telepon.

Purwaka, Ketua LBH Advokasi Masyarakat Madani yang menangani persoalan tersebut menuturkan, kisah cinta keduanya bermula ketika bertemu dalam sebuah pengajian. Mashuri disebut mengajak menikah Jumrotun.

Sang nenek pun yang sudah dikaruniai beberapa cucu menerima ajakan kakek. Dia menerima lamaran Mashuri dan tanggal pernikahan keduanya sudah ditetapkan.

“Semua perencanaan pernikahan sudah dipersiapkan dengan baik. Nenek Jumrotun sudah menyerahkan berkas ke Mashuri supaya dicatatkan pernikahan di KUA Wedarijaksa,” ucap Purwaka.

Bahkan, sang nenek sudah mengedarkan undangan pernikahannya kepada sanak famili dan tetangga. Namun, Jumrotun merasa sakit hati karena mendadak mendapatkan telepon dari calon suaminya dan menyatakan pernikahan dibatalkan.

“Alasannya, sang kakek sedang sakit. Terlebih, rencana pernikahan keduanya ditentang anak-anak sang kakek. Dari itu, nenek sangat kecewa dengan calon suaminya dan meminta ganti rugi, karena sudah mengeluarkan banyak biaya,” ucap Purwaka.

Sang kakek disebut akan mengganti rugi Rp 1 juta. Namun, sang nenek masih sakit hati dan berencana akan menggugat calon suami. Jumrotun disebut mengalami kerugian material dan imaterial akibat pembatalan nikah itu.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

2 Perwira Polres Grobogan Berganti Wajah, Ini Sosoknya

Selengkapnya →