Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pemkab Jepara Akan Prioritaskan Pembangunan Berwawasan Pariwisata



Reporter:    /  @ 21:00:26  /  26 April 2017

    Print       Email

Pantai Kartini Jepara. Kedepan, Pemkab Jepara bakal memprioritaskan pembangunan berwawasan pariwisata. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Jepara – Pemkab Jepara akan berfokus pada pembangunan fasilitas pariwisata dan penunjangnya. Hal itu lantaran, kunjungan wisatawan tahun sebelumnya meningkat drastis. 

Plt Bupati Jepara Sholih memaparkan, ada kenaikan turis yang datang ke pesisir utara Jawa Tengah itu. Hal itu menjadi salah satu pertimbangan untuk meningkatkan fasilitas yang menyangkut pariwisata. 

“Pada 2013 lalu Jepara dikunjungi 1,3 juta wisatawan domestik dan 14.417 wisatawan mancanegara (wisman). Sedangkan pada tahun 2016 lalu, jumlah itu meningkat menjadi 1,7 juta wisatawan domestik dan 21.288 wisman,” ujarnya, Rabu (26/4/2017). 

Dirinya mengatakan, ada beberapa faktor yang menyebabkan peningkatan turis. Di antaranya ditetapkannya Karimunjawa sebagai satu dari empat destinasi utama di Jawa Tengah. Di samping itu, potensi pariwisata pesisir menjadi daya tarik tersendiri. 

Hal itu dengan garis pantai Jepara yang mencapai 82 kilometer. Dari panjang tersebut, 75 persen di antaranya berpasir putih. “Selain itu, masih ada potensi wisata lain berupa religi, sejarah, budaya, belanja dan wisata alam,” Kata Sholih. 

Dirinya menegaskan, Pemkab Jepara telah menetapkan enam strategi pengembangan pariwisata. Di antaranya pengembangan infrastruktur meliputi peningkatan jalan provinsi menjadi jalan nasional, peningkatan sarana dan prasarana di objek wisata, peningkatan promosi, peningkatan kapasitas SDM pariwisata dan penguatan kerjasama dengan stakeholder serta pemberdayaan masyarakat. 

Satu di antara upaya promosi wisata yang dilakukan adalah, keikutsertaan Jepara dalam Jawa Tengah Travel Mart (JTTM). 

“JTTM adalah kegiatan yang menawarkan sebuah konsep pertemuan bisnis yang dilakukan secara santai rekreatif, akan tetapi nonformal. Dengan konsep ini, diharapkan makin memudahkan buyer (pembeli) dan seller (penjual) di sektor wisata mendapatkan informasi dan menangkap peluang bisnis yang ada,” kata DPP Asosiasi Pelaku Usaha Pariwisata Indonesi (ASPPI) Dhimas Herlambang.

Perlu diketahui, ajang JTTM telah diadakan tiga kali. Pada tahun keempat, ajang ini diadakan di tiga tempat yakni Jepara, Demak dan Kudus.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →