Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Cara Hentikan Peredaran Narkoba, Ini Kata Polisi Kudus  



Reporter:    /  @ 14:30:28  /  26 April 2017

    Print       Email

Kasat Narkoba Polres Kudus, AKP Sukadi. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Kasat Narkoba Polres Kudus, AKP Sukadi memandang penting segala bentuk sinergi untuk menghentikan peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Kabupaten Kudus. Upaya pencegahan dan penindakan secara tegas peredaran narkoba harus dilakukan bersama antarinstitusi penegak hukum.

“Contohnya pada kasus  narkoba yang melibatkan terpidana GBm yang ditangkap November 2016, atas kasus transaksi narkoba jenis sabu di daerah Sempalan Jati,” kata Sukadi di Kudus, Selasa (25/4/2017).

Peran Satresnarkoba Polres Kudus saat itu melakukan pencegahan dan penangkapan terhadap pelaku peredaran narkoba beserta pengamanan barang bukti dan aset pelaku. Selanjutnya peran Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Kudus adalah menjatuhkan hukuman yang sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Pada kasus GB, berdasarkan putusan hakim pengadilan negeri Kudus nomor : 22/pid.sus/2017/PN.Kds tertanggal 12 April 2017, Pengadilan Negeri Kudus menjatuhkan hukuman penjara selama 7 tahun dan denda sebesar Rp 800 juta serta merampas kendaraan pelaku sebagai aset yang disita oleh negara. Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku.

“Sinergitas antara Satresnarkoba Polres Kudus, Kejaksaan Negeri Kudus, dan Pengadilan Negeri Kudus sangat penting sebagai lembaga penegak hukum di Kudus. Perlu penguatan dan kerja sama melalui peran masing-masing,” jelasnya.

Diharapkan semakin menguatnya institusi penegak hukum di Kudus  bisa menekan angka peredaran narkoba di wilayah ini. Selain itu, memberi pertimbangan lain bagi calon pelaku yang ingin melakukan aksinya di wilayah Kudus.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →