Publisher is the useful and powerful WordPress Newspaper , Magazine and Blog theme with great attention to details, incredible features...

Begini Cara Sri Hartini dan Ibu-ibu di Mejobo Peringati Hari Kartini

13
Sri Hartini dengan sejumlah ibu-ibu berdialog dengan pedagang pasar tradisional di Kabupaten Kudus. (MuriaNewsCom)

MuriaNewsCom, Kudus – Ratusan ibu-ibu di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, mempunyai cara yang berbeda dalam memeringati Hari Kartini. Bukan melakukan fashion show yang kerap dilakukan di daerah lain, atau lomba-lomba lain.

Bersama Anggota DPRD Jawa Tengah, Sri Hartini, ibu-ibu itu menggelar jalan sehat dan belusukan pasar. Kegiatan ini digelar Senin (24/4/2017) sejak pagi hingga menjelang siang hari.

Jalan sehat dimulai dari rumah Sri Hartini, di Jalan Suryo Kusumo, Desa Jepang, Mejobo. Sekitar 100 ibu-ibu yang tergabung dalam kelompok senam ”Berseri” itu langsung menuju ke Pasar Jepang. Di tempat ini, ibu-ibu memberikan souvenir kepada pengunjung pasar.

“Souvenir yang kami berikan berupa pisau dapur. Ini kelihatan sepele, tapi ini sangat penting bagi ibu-ibu rumah tangga,” kata Hartini.

Politisi Partai Gerindra yang sudah memastikan diri akan maju mencalonkan diri sebagai calon bupati Kudus di Pilkada Kudus 2018 ini, juga mengajak ibu-ibu tersebut untuk belusukan ke Pasar Bitingan Kudus. Di tempat ini Sri Hartini bersama ibu-ibu selain membagikan souvenir juga terlihat berdialog dengan pedagang dan pengunjung pasar.

Rombongan juga terlihat memborong sejumlah barang di pasar itu. Tak terkecuali jajanan yang dijual pedagang keliling.

“Pedagang kecil seperti ini (penjual keliling) juga harus kita pikirkan ke depannya. Karena mereka juga salah satu sumber ekonomi masyarakat kecil,” terangnya.

Hartini sengaja menggelar peringatan Hari Kartini dengan model seperti ini, karena menurutnya lebih efektif. Selain menyehatkan dengan jalan kaki berkeliling, ia juga bisa mengetahui kondisi masyarakat di bawah, terutama di simpul-simpul ekonomi seperti pasar tradisional.

Editor : Ali Muntoha

Ruangan komen telah ditutup.