Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Ruwetnya Pengisian Wakil Bupati Grobogan, Marwan : Itu Jadi Haknya PKB



Reporter:    /  @ 20:00:36  /  24 April 2017

    Print       Email

Mantan Menteri Desa dan PDT yang juga salah satu Ketua DPP PKB Marwan Jafar (tengah) berbincang dengan Ketua DPC PKB Rembang Sumarsono Sugeng, usai menghadiri acara konsolidasi, Senin (24/4/2017) (MuriaNewsCom/Dani Agus)pkb,

 

MuriaNewsCom, Grobogan – Masih terkatung-katungnya proses pengisian Wakil Bupati Grobogan sampai saat ini ternyata juga mendapat perhatian serius dari mantan Menteri Desa dan PDT Marwan Jafar. Menurutnya, sebenarnya proses pengisian itu bisa cepat dan mudah dilakukan.

“Posisi wakil bupati itu jadi haknya PKB. Jadi tinggal diisi dari orang PKB yang sudah dapat rekomendasi dari DPP. Soalnya wakil bupati terpilihnya yang meninggal dunia sebelum dilantik adalah kader PKB,” ujar Marwan yang juga menjabat sebagai salah satu Ketua DPP PKB tersebut, saat menghadiri acara konsolidasi dengan jajaran pengurus DPC PKB Grobogan, Senin (24/4/2017).

Selain itu, cetus Marwan, perolehan suara PKB menempati urutan kedua dalam tubuh partai koalisi. Jadi sudah sewajarnya bila dalam power sharing, PKB dapat jatah wakil bupati. “Dalam koalisi sudah wajar ada kalau power sharing,” tegasnya.

Menurutnya, dalam sebuah koalisi, hendaknya ada rasa saling menghargai. Terkait dengan jabatan wakil bupati tersebut, idealnya tidak semua anggota koalisi mengajukan calon sendiri-sendiri.

“Soal pengisian Wakil Bupati Grobogan ini kuncinya juga ada di tangan bupatinya. Dalam masalah ini, butuh ketegasan juga dari bupati biar persoalan pengisian wakilnya bisa selesai,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, jabatan Wakil Bupati Grobogan yang sudah kosong setahun lebih belum jelas kapan bakal terisi. Soalnya, partai koalisi yang mengusung pasangan Sri Sumarni-Edy Maryono dalam Pilkada lalu, sampai saat ini belum bisa mencapai kata sepakat.

Dari partai koalisi masih muncul tiga nama untuk menempati pos wabup. Yakni, PKB yang mengusung HM Nurwibowo dan Setiawan Djoko Purwanto (Partai Hanura) dan Sarjono (PAN). Satu parpol yang tergabung dalam koalisi, yaitu PDIP tidak ikut memunculkan nama karena sudah dapat jatah bupati.

Munculnya tiga nama akan menghambat tahapan pengajuan calon wakil bupati pada pihak DPRD Grobogan. Sebab, sesuai prosedur yang sudah digodog Pansus I, hanya ada dua nama kandidat yang bisa diajukan bupati.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →