Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Rahtawu Kudus Butuh Banyak Tanaman Sengon



Reporter:    /  @ 13:00:15  /  24 April 2017

    Print       Email

Kepala Desa Rahtawu, Sugiyono saat melakukan aksi peduli lingkungan di desanya, akhir pekan lalu. (MuriaNewsCom/Aditya Cahya Saputra)

MuriaNewsCom, Kudus – Kondisi alam Desa Rahtawu yang terletak di ujung utara Kabupaten Kudus dan berbentuk hutan hujan tropis memiliki peran sangat penting terhadap wilayah di selatannya. Daerah ini merupakan pusat penyimpan air dan pencegah erosi atau tanah longsor. Di sisi lain, banyak juga dimanfaatkan kayunya untuk keperluan industri.

Kepala Desa Rahtawu, Sugiyono, menyatakan bahwa perlu adanya tindakan lebih arif mengelola sumber daya hutan Rahtawu. Saat ini, penebangan pohon dianggap berlebihan dan memicu bencana. Puncaknya terjadi tanah longsor pada bulan Maret lalu yang memutus akses jalan ke desa tersebut.

Pada peringatan hari bumi Sabtu (22/4/2017) lalu, Sugiyono menjelaskan bahwa desanya membutuhkan lebih banyak pohon sengon untuk restorasi hutannya. Pohon sengon dinilai efektif mengembalikan fungsi hutan dan menambah nilai ekonomi pada masyarakat.

“Warga di sini sekarang lebih sadar pentingnya hutan dan pohon. Apalagi setelah tahu sengon bisa ditanam secara tumpangsari dengan pohon kopi. Hasilnya lebih bagus,” jelas Sugiyono saat ditemui MuriaNewsCom Sabtu (22/4/2017).

Pihaknya baru mengetahui pohon sengon bisa difungsikan sebagai naungan untuk tanaman kopi. Hasilnya lebih bagus. Masyarakat pun sangat antusias dalam memanfaatkan pohon sengon.

“Pohon sengon ternyata menambah nilai ekonomi warga. Tanaman kopi tumbuh lebih baik. Hasilnya bisa dijual warga untuk nambah-nambah penghasilan,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →