Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Cantrang Dilarang, 40 Ribu Warga Rembang Terancam Menganggur



Reporter:    /  @ 13:42:56  /  22 April 2017

    Print       Email

Kapal nelayan bersandar di salah satu tempat di Kabupaten Rembang, beberapa waktu lalu. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Nelayan dan pekerja pengolahan ikan di Rembang resah dengan rencana pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang yang diberlakukan awal Juli 2017. Sebab, selama ini mereka terbiasa menggunakan alat tangkap cantrang.

Jani selaku perwakilan dari Asosiasi Nelayan Dampo Awang Bangkit Rembang mengatakan akan muncul dampak akibat pelarangan penggunaan alat tangkap cantrang. “Di antaranya akan menambah pengangguran sekitar 40 ribu warga. Bukan hanya nelayan saja. Melainkan juga warga yang berkerja di pengolahan ikan,” kata Jani di Rembang, Sabtu (22/4/2017).

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan  Kabupaten Rembang Suparman menuturkan, saat ini proses masa perpanjangan Surat Laik Operasi (SLO) kapal ikan tangkap jaring cantrang masih berlangsung hingga1 Juli 2017. Mereka harus segera menggaanti alat tangkap.

“Verifikasi ukur ulang untuk kapal cantrang sampai dengan saat ini masih berjalan dan  belum selesai seluruhnya,” ucapnya.

Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →