Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

23 Ton Rokok Ilegal Dimusnahkan di Kudus



Reporter:    /  @ 16:00:40  /  21 April 2017

    Print       Email

Sejumlah pejabat KPPBC Kudus dan tamu undangan melakukan pemusnahan rokok ilegal secara symbol di kantor halaman kantor tersebut, Jumat (21/4/2017). (MuriaNewsCom/Faisol Hadi)

MuriaNewsCom, Kudus – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kudus,  memusnahkan rokok ilegal atau tanpa pita cukai di halaman kantornya, Jumat (21/4/2017). Jumlah rokoknya  mencapai 23,5 ton.  Pemusnahan dihadiri oleh sejumlah undangan, mulai Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, KPP Kudus beserta sejumlah instansi lainya dari wilayah Eks Keresidenan Pati.

Kepala KPPBC Kudus, Suryana mengatakan, pemusnahan dilakukan dengan cara simbolis yaitu dibakar di halaman. Pembakaran dilakukan secara serempak oleh petugas KPPBC beserta undangan. Setelah itu, sisa barang ilegal dibawa ke TPA Tanjungrejo Jekulo guna pemusnahan lebih lanjut. “Totalnya 23,5 ton, meliputi hasil penyelidikan yang telah kami lakukan sejak 31 Mei 2016 hingga 23 Februari 2017 lalu,” kata Suryana saat pemusnahan barang ilegal di halaman kantornya.

Rokok ilegal itu paling banyak didapatkan dari wilayah Jepara, dan Kudus.  Mengenai jumlah dan jenis barang meliputi bahan Sigaret Kretek Mesin sejumlah 14.425.744 batang, TIS 985 kilogram, Etiket 1.531 kilogram, kertas CTP 59 rol, jempel dan pita cukai yang diduga palsu sejumlah 7.416 keping, alat pemanas 59 buah serta filter rokok 27 tray.

Perkiraan nilai Barang Milik Negara (BMN) sejumlah Rp 8.557.495.110. Sedangkan potensi kerugian negara yang meliputi nilai cukai, PPN Cukai dan pajak daerah, mencapai Rp 5.579.776.865. Pemusnahan yang dilakukan kini jauh lebih besar ketimbang 2016, yang hanya kisaran 10 ton. Pemusnahan juga dilaksanakan lantaran gudang penyimpanan sudah tak muat menampung, Sehingga dilakukan pemusnahan lebih awal.

“Biasanya dilakukan akhir tahun, namun lantaran berbagai pertimbangan akan dilakukan sekarang. Terlebih, dasar hukum juga sudah jelas seperti Peraturan Menteri Keuangan No 39/PMK.06/2016 tentang Tata Cara Pelaksanaan Pemusnahan dan Penghapusan Barang Milik Negara,” ungkap dia.
Editor : Akrom Hazami

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →