Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Jauh dari Pusat Keramaian, Terminal Tayu Tak Diminati



Reporter:    /  @ 09:00:56  /  21 April 2017

    Print       Email

Kondisi Terminal Tayu pada Kamis (20/4/2017) yang terlihat masih sepi. (MuriaNewsCom/Lismanto)

MuriaNewsCom, Pati – Terminal Tayu saat ini masih sepi dan tidak diminati, kendati sudah resmi dioperasikan pada 2015 lalu. Sopir bus dan angkutan enggan singgah di Terminal Tayu, lantaran jauh dari pusat keramaian.

Ketua Pengelola Terminal, Kunarso mengungkapkan, banyak sopir bus lokal dan angkutan umum yang enggan datang ke Terminal Tayu karena lokasinya terlalu jauh dari pusat keramaian, seperti alun-alun dan pasar. Mereka memilih singgah ke tempat-tempat keramaian, kendati sudah dilakukan sosialisasi.

“Pusat keramaian masih berada di Alun-alun Tayu. Para sopir lebih memilih mangkal di sana, karena banyak penumpang. Hal itu yang membuat Terminal Tayu menjadi sepi,” ungkap Kunarso.

Terlebih, Pasar Tayu selesai dibangun, sehingga banyak penumpang dari pengunjung pasar yang menjadi target sopir bus dan angkutan umum. Akibatnya, Terminal Tayu  semakin sepi dan terlihat mangkrak.

“Kalau mangkal di kawasan alun-alun dan pasar, mereka lebih banyak mendapatkan penumpang. Sampai saat ini, belum ada aturan yang tegas agar para sopir bus dan angkot singgah di Terminal Tayu, sedangkan sosialisasi sudah sering dilakukan,” imbuhnya.

Sucipto, salah satu sopir angkot jurusan Tayu-Puncel mengaku enggan masuk ke terminal. Selain lokasinya jauh dari pusat keramaian, tarif parkir dan ongkos masuk yang diberlakukan pengelola terminal diakui cukup membebani.

“Kalau masuk terminal berkali-kali dalam sehari, ongkos yang dikeluarkan juga lumayan. Sementara penghasilan sopir angkutan masih minim. Terlebih, terminal masih sepi dan minim penumpang,” tuturnya.

Pengalihan rute angkutan menuju Terminal Tayu semula sempat menuai protes dari pengusaha angkutan kota dalam provinsi (AKDP). Mereka beralasan, rute menuju Terminal Tayu lebih jauh, lama dan minim penumpang.

Namun, Pemda Pati tetap pada kebijakannya untuk memaksimalkan fungsi Terminal Tayu yang sudah terlanjur dibangun dan beroperasi pada 2015. Sesuai fungsinya, pembangunan Terminal Tayu digunakan untuk angkutan umum, bus antarkota dan provinsi.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

KPU Grobogan Perpanjang Jadwal Pendaftaran PPK di 3 Kecamatan, Ini Alasannya

Selengkapnya →