Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

152 Bidan PTT di Rembang Terima SK CPNS



Reporter:    /  @ 07:00:24  /  20 April 2017

    Print       Email

Bupati Rembang Abdul Hafidz berfoto saat penyerahan SK CPNS secara simbolis kepada perwakilan bidan di Kantor Setda Rembang lantai IV, Rabu (19/4/2017).(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Sebanyak 152 bidan pegawai tidak tetap (PTT) yang dinyatakan lolos dalam pemberkasan, Rabu (19/ 04/ 2017) resmi menerima SK CPNS.

Sebelumnya, pada bulan Februari 2017 lalu, dari  158 bidan PTT di Kabupaten Rembang, 153 di antaranya dinyatakan lolos menjadi CPNS karena memenuhi syarat dalam pemberkasan.

Bupati Rembang Abdul Hafidz mengatakan, dari 158, lima di antafanya belum lolos lantaran faktor usia yang sudah terlewat batas. Yakni di atas 35 tahun. “Karena faktor usia yang menjadikan mereka tidak lolos. Kalau secara administrasi mereka semua sudah memenuhi syarat,” jelanya.

Sementara itu, saat disinggung mengenai nasib kelima bidan yang tak lolos menjadi CPNS tersebut, ia mengutarakan, bahwa akan mengusahakan untuk menjadi pegawai pemerintah perjanjian kontrak (P3K).

Dari data yang ada, dalam penerimaan SK tersebut, ada salah satu bidan yang mengundurkan diri lantaran ada sesuatu hal. “Dari 153 yang lolos, akhirnya menjadi 152 bidan. Sebab satunya mengundurkan diri lantaran ikut suami bertugas di luar Rembang,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu bidan desa asal Desa Ngasinan, Kecamatan Kragan, Desti Imbarsih mengaku cukup bangga dan senang dengan adanya penyerahan SK CPNS ini. Pasalnya, wanita yang berusia 30 tahun ini sudah menjadi bidan PTT selama 8 tahun di desa setempat dan rela jauh dari keluarga.

“Sebenarnya saya asli Semarang. Lalu merantau ke Rembang hampir 8 tahun ini. Dan Alhamdulilah bisa lolos seleksi ini. Ya saya bersyukur sekali. Nanti tinggal menunggu dan berkoordinasi dengan BKD mengenai prajab ke PNS. Kemungkinan kurang lebih satu tahun ke depan bisa menjadi PNS. Intinya bersyukur saja,” ungkapnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →