Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Netizen Kecewa Mengapa Film Kartini Tak Diputar di Jepara



Reporter:    /  @ 21:00:26  /  19 April 2017

    Print       Email

(Foto/Facebook)

MuriaNewsCom, Jepara – Film bertajuk “Kartini” besutan Hanung Bramantyo mulai diputar mulai 19 April 2017. Namun di tanah kelahirannya Jepara, justru tidak diadakan pemutaran film tersebut. 

Hal itu diungkapkan oleh seorang netizen Rumail Abbas, melalui akun facebooknya. Dalam unggahannya bertajuk #FilmKartini Tidak Diputar Di Jepara, ia menyiratkan kekecewaanya mengapa Jepara (Pemkab) tak mendukung dalam mengadakan acara nonton bareng film tersebut.

Berikut kalimat yang menyiratkan kekecewaan akun Rumail Abbas terkait tak diputarnya Film Kartini di Jepara, https://www.facebook.com/postakof/posts/10213199130401234 :

Selepas acara Gala Premier di Metropole XXI Jakarta (masyaallah, Dian Sastro itu lho, cuaaaaantik biyaaanget), saya ngobrol sama Cak Hanung soal pemutaran film di #Jepara.

Singkat cerita, saya dikirimi surat dari Legacy Pictures terkait protokol pemutaran #FilmKartini di Jepara. Maka saya teruskan ke Bupati #Jepara.

Tidak hanya itu, surat itupun saya teruskan ke Kepala Dinas Pariwisata Jepara. Tidak selesai di sana, saat Bupati #Jepara non-aktif dan digantikan oleh Plt. Bupati (Sekretaris Daerah) pun surat itu saya layangkan pula kepada beliau Pelaksana Tugas (Plt.).

Saya pun sudah ngobrol dengan Dian Sastro dan Ayushita; paling tidak di awal bulan Mei mereka ada waktu untuk bertandang ke #Jepara sebagai tamu pemutaran film Kartini.

Namun balasan dari petinggi daerah ini senada: “Wah, nDak ada uang kita, Mas.” Tulis pegiat Rumah Kartini itu…

Potongan screenshot Akun Rumail Abbas. (Facebook)

Posting akun Rumail Abbas itu telah dibagikan 129 kali, dan mendapatkan 78 respon netizen. Sementara jumlah penyuka unggahan tersebut mencapai 327 hit.

Unggahan tersebut kontan mendapat berbagai reaksi dari netizen. Kebanyakan diantaranya mengaku kecewa akan hal tersebut. Seperti dikatakan akun Nikmatul Akhadiyah : Sedih nya….. Hal senada diungkapkan oleh akun  Wafa Fufa :  Jeparaku Oh Jeparaku… hiks

Sebagian netizen pun menyarankan agar menggandeng pihak swasta dalam pembiayaan acara nonton bareng Film Kartini. 

Akun Endar Yono, berujar : Sulit memang untuk kita pahami. Momen yang begitu sangat langka ini tidak dimanfaatkan dengan penuh antusiasme.

Tapi apa daya kita mas Rumail Abbas?? Mudah2an ada pihak swasta yang bisa memfasilitasi kegiatan ini ya. Aamiin.

Sementara akun Pria Idaman menyatakan, Tetaplah berkarya dan jangan berharap kepada pemda mas Rumail Abbas , Daniel Frits Maurits Tangkilisan Apeep Qimo , Rumah Kartini dan para seniman muda jepara.

Komentar Pria Idaman direspon oleh akun Rumail Abbas : Rencana kalau jadi kuputar (secara swasta saja lah), aku minta tolong Pria Idaman perform yess. Sambatan gak sambatan, pokoknya ada apresiasi lah. Ehee.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Deni Hendarko merespon hal tersebut. Ia mengakui pemkab belum bisa mewujudkan acara nonton bareng Film Kartini di Bumi Kartini. 

“Kita sih penginnya ada tayangan itu, tapi karena batasan-batasan birokrasi itu kita yang belum bisa. Contoh kita sudah koordinasikan dengan beberapa teman untuk pembiayaan filmnya saja Rp 75 juta, sementara untuk salon (soundsystem) nya pun sesuai standar dia. Padahal alokasi anggaran belum tercantum,” ucapnya, Rabu (19/4/2017). 

Dirinya mengakui tidak bisa mengeluarkan anggaran bila belum tercantum pada pagu APBD. Pihaknya pun telah menyarankan Rumah Kartini, untuk berkoordinasi dengan atasannya.

“Makanya, kami mohon bukan maksud dan tujuan kita, bukannya kita tak pingin tapi karena birokrasi. Kita sudah menyarankan ke Rumah Kartini untuk mengajukan ke Pak Bupati supaya ada alokasi bisa ndak nanti, tapi sampai sekarang belum ada,” pungkas Deni.

Editor : Kholistiono

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Tak Lengkapi Berkas, Nasib 2 Parpol Sebagai Peserta Pemilu Tunggu Keputuasan KPU Pusat

Selengkapnya →