Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Gara-gara Obat Nyamuk, Toko di Mojoagung Grobogan Nyaris Ludes Terbakar



Reporter:    /  @ 17:33:37  /  19 April 2017

    Print       Email

Sebuah toko kelontong di Mojoagung Grobogan sempat terbakar akibat obat nyamuk yang lupa dimatikan (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Jangan sembarangan menaruh obat nyamuk bakar. Sebab, ada kalanya obat nyamuk yang ditaruh sembarangan bisa menyebabkan kebakaran. Salah satu contohnya adalah peristiwa kebakaran yang terjadi di toko kelontong milik Pribadi (38), warga Dusun Krasak, Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, Selasa (18/4/2017) malam.  

Informasi yang didapat menyebutkan, saat masih berjualan, pemilik sempat menyalakan obat nyamuk dan ditaruh di atas tumpukan kardus makanan ringan. Kemudian, sekitar pukul 21.00 WIB, pemiliknya menutup toko dan langsung beranjak menuju kamar tidur yang letaknya masih jadi satu dengan tempat usaha dan hanya di sekat papan. Saat itu, pemilik toko tidak ingat jika sebelumnya sempat menyalakan obat nyamuk.

Sekitar pukul 22.00 WIB, pemilik toko berukuran 12 x 8 meter sempat terbangun karena pernafasannya terganggu akibat munculnya kepulan asap yang masuk di dalam kamar tidurnya. Setelah dilihat, asap itu ternyata berasal dari tokonya yang terbakar.

Selanjutnya, Pribadi berteriak minta tolong dan berupaya menyelamatkan diri keluar dari tempat usahanya. Mendengar teriakan tersebut, warga sekitar segera berdatangan dan berupaya memadamkan kobaran api.

Banyaknya barang plastik membuat nyala api cepat membesar dan sulit dipadamkan. Tidak berselang lama, tiga armada damkar Grobogan sudah tiba di lokasi dan akhirnya berhasil menjinakkan amukan si jago merah.

Kapolsek Karangrayung AKP Sukardi menyatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah kebakaran. Meski demikian, akibat kebakaran itu, pemilik toko diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp 50 juta karena banyak barang dagangan yang terbakar.

“Barang yang terbakar hanya sebagian karena kebakaran bisa cepat ditangani. Penyebab kebakaran diduga berasal dari api obat nyamuk yang menyulut kardus. Pemilik toko kurang hati-hati karena menyalakan obat nyamuk dan diletakkan di atas barang yang mudah terbakar,” jelasnya.

Editor : Akrom Hazami 

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Produktivitas Pertanian di Pati Selatan Terganjal Lahan Tidur

Selengkapnya →