Loading...
You are here:  Home  >  Regional  >  Grobogan  >  Artikel ini

Mobil Pikap Ini Langganan Diamankan Polisi Grobogan, Lho!



Reporter:    /  @ 17:12:50  /  19 April 2017

    Print       Email

Polisi amankan mobil pikap yang mengangkut miras jenis ciu di Grobogan. (MuriaNewsCom/Dani Agus)

MuriaNewsCom, Grobogan – Aparat Polres Grobogan berhasil mengamankan sebuah mobil pikap warna hitam saat melangsungkan razia rutin, Rabu (19/4/2017) dini hari. Gara-garanya, mobil pikap bernomor polisi AD 1693 JT kedapatan mengangkut puluhan jeriken berisi miras jenis ciu.

“Dalam kendaraan pikap ada 25 jeriken berisi miras. Totalnya, ada 750 liter. Selain itu kita juga menilang 25 pengendara yang melakukan pelanggaran,” kata Kasat Resnarkoba Polres Grobogan AKP Abdul Fatah yang memimpin razia bersama Kasat Intelkam AKP Sutamto.

Setelah dipastikan muatannya berupa miras, mobil dan pengemudinya bernama Rif’an (46), warga Sukoharjo, dibawa ke mapolres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari keterangan sopir, muatan ciu rencananya akan dikirim ke Jepara.

“Barang ini dari Bekonang, Sukoharjo. Rencana mau saya kirimkan ke daerah Bangsri, Jepara,” kata sopir kendaraan bermuatan ciu tersebut saat ditanya petugas.

Rif’an mengaku sekali antar pesanan dapat upah Rp 300 ribu. Selama ini, dia sudah tiga kali melintasi wilayah Grobogan untuk mengantarkan pesanan pelanggan.

Sementara itu, informasi yang didapat menyebutkan, beberapa waktu lalu, mobil pikap tersebut ternyata juga pernah diamankan saat razia daging gelonggongan, Sabtu (25/6/2016) lalu. Tepatnya, ketika berlangsung razia yang dilakukan tim gabungan dari kepolisian, dinas kesehatan serta dinas peternakan dan perikanan yang dilangsungkan di batas kota Purwodadi menuju Solo.

Sekitar pukul 02.00 WIB, mobil pikap bernomor AD 1693 JT yang ditumpangi dua orang itu sempat melintasi lokasi razia dari arah Solo menuju Purwodadi. Kendaraan tersebut kemudian dihentikan petugas. Mobil tersebut dinaiki dua warga Kabupaten Sukoharjo, yakni Agus selaku sopir dan Abdullah.

Setelah dihentikan, petugas kemudian memeriksa surat kelengkapan kendaraan dan SIM pengemudi. Kemudian, petugas juga meminta agar terpal yang menutupi muatan dibuka.

Setelah dibuka terpalnya ternyata ada 31 jeriken yang masing-masing berisi 35 liter miras. Kalau ditotal, jumlah miras yang dibawa lebih dari 1.000 liter. Rencananya, miras itu akan dikirimkan pada pemesan yang ada di wilayah Godong, Grobogan.

 

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Pendataan Gedung Sekolah Rusak Segera Dilakukan

Selengkapnya →