Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Pemegang Kartu BPJS Kesehatan yang Masih Dipungut Biaya saat Periksa Diminta untuk Melapor



Reporter:    /  @ 21:44:59  /  17 April 2017

    Print       Email

Sejumlah warga sedang mengantre di Kantor BPJS Rembang. (MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Kepala BPJS Kesehatan Rembang Slamet Widodo mengimbau kepada warga pemegang kartu BPJS Kesehatan untuk melapor jika ketika periksa kesehatan masih dipungut biaya.

“Jika ada dokter praktik mandiri yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan masih memungut biaya untuk pasien pemegang kari BPJS, maka bisa dilaporkan ke DKK maupun BPJS Kesehatan. Pun demikian jika ada dokter praktik puskesmas yang masih memungut biaya pada warga yang mempunyai BPJS juga bisa dilaporkan ke atasannya,” ujarnya.

Menurutnya, sejauh ini pihaknya belum ada mendapatkan keluhan dari warga terkait penggunaan kartu BPJS Kesehatan.

Kemudian, khusus dokter gigi yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan, ia mengutarakan bahwa di setiap puskesmas ada dokter gigi. Selain itu juga ada dokter gigi yang membuka praktik secara mandiri.

Dari data yang ada, di Rembang tercatat ada 16 puskesmas yang tersebar di 14 kecamatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Selain itu, juga ada 22 dokter umum praktik mandiri, 2 klinik kesehatan dan 6 dokter gigi praktik mandiri yang sudah bekerja sama dengan BPJS. Selain itu juga ada 2 rumah sakit yang menjadi rujukan puskesmas yang kerja sama dengan BPJS. Yakni RSUD dr. R Soetrasno dan RSI Arafah.

“Bila warga sudah memilih puskesmas sebagai fasilitasnya, maka tak usah memilih dokter gigi mandiri lagi. Sebab di puskesmas sudah ada dokter giginya. Sebaliknya, bila warga sudah memilih dokter mandiri, ya sudah cukup satu,supaya datanya tidak dobel,” ungkapnya.

Kemudian,mengenai perawatan gigi yang dapat dikover oleh BPJS Kesehatan, ia mengungkapkan bahwa setiap perawatan gigi yang bersifat kesehatan maka bisa dibiayai BPJS. “Intinya periksa gigi yang berkaitan dengan kesehatan, maka bisa dikover BPJS. Hanya saja, ada salah satu poin yang hanya dibatasi. Misalkan saja pembersihan karang gigi itu kalau tidak keliru satu tahun hanya satu kali saja,” pungkasnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Bupati Grobogan Minta Dukungan Pusat dan Pemprov untuk Tuntaskan Perbaikan Gedung SD Rusak

Selengkapnya →