Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Aksi Cabut Paku di Pohon Digiatkan Karangtaruna Kusuma Bangsa Karangmalang



Reporter:    /  @ 15:30:55  /  15 April 2017

    Print       Email

Anggota Karang Taruna Desa Karangmalang melakukan aksi cabut pohon di desa setempat. (ISTIMEWA)

MuriaNewsCom, Kudus – Karang Taruna Kusuma Bangsa Desa Karangmalang, Kecamatan Gebog, dengan Tim Program Pengembangan Kepedulian dan Kepeloporan Pemuda (PKKP) Disporapar Provinsi Jateng, melakukan aksi cabut paku Jumat (14/4/2017) sore. Kegiatan dilakukan di sepanjang jalan di kawasan Gebog. Dari hasil aksi tersebut, sedikitnya 3 kilogram paku tertancap pohon berhasil dicabut.

Aan Widiyono, Tim PKKP Kudus menyatakan, jumlah yang ikut dalam aksi mencapai puluhan orang. Rute yang dilaksanakan itu, meliputi dari Dukuh Menyatus sampai Dukuh Karangmalang Desa Karangmalang. Kegiatan difokuskan di sepanjang jalan Desa Karangmalang.

“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Tim PKKP dan Karang Taruna Kusuma Bangsa terhadap pohon yang berada di sekitar jalan utama Desa Karangmalang. Banyak pohon digunakan untuk tempat pasang iklan sehingga kelihatan kumuh dan tidak terawat,” kata Aan kepada MuriaNewsCom di Kudus, Sabtu (15/4/2017).

Gerakan itu juga sebagai wujud aksi nyata untuk menyadarkan masyarakat tentang pentingnya merawat pohon, sebagai sumber kesejukan dan keindahan desa. Selain itu, kegiatan yang dilaksanakan oleh pengurus baru itu juga sekaligus melaksanakan aturan pemerintah tentang pelarangan memaku pohon.

Rencana yang bakal dilakukan adalah merutinkan kegiatan. Tujuan adalah mengontrol keadaan pepohonan supaya tak ada lagi paku yang tertempel. 

“Kami juga meminta masyarakat untuk dapat bergabung dalam aksi ini. Tak hanya masyarakat setempat, namun juga masyarakat umum yang juga banyak memanfaatkan pohon sebagai tempat memasang spanduk atau reklame supaya tak menggunakan paku,” ungkap dia.

Aksi juga diiringi dengan bersih lingkungan. Pembersihan sampah dilakukan di jalan dan rerumputan yang tumbuh di sepanjang jalan. “Yang bisa dimanfaatkan kami manfaatkan, seperti daun yang masih hijau digunakan untuk pakan ternak warga,” ungkap dia.

Editor : Akrom Hazami

 

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Asyiknya Nge-Jazz Sambil Berkubang Lumpur

Selengkapnya →