Loading...
You are here:  Home  >  Info Muria  >  Artikel ini

Bekas Cucian Piring PKL Alun-alun Rembang Tinggalkan Bau Tak Sedap



Reporter:    /  @ 12:00:01  /  15 April 2017

    Print       Email

Bekas cucian piring PKL di kawasan Alun-alun Rembang yang menimbulkan bau tak sedap.(MuriaNewsCom/Edy Sutriyono)

MuriaNewsCom, Rembang – Warga mengeluhkan bekas cucian piring pedagang kaki lima (PKL) yang berada di Alun-alun Rembang. Hal itu, karena bekas cucian piring tersebut meninggalkan bau tak sedap, sehingga sangat mengganggu.

Sholikin (43), warga Turusgede, Kecamatan Rembang mengaku cukup prihatin dengan kondisi ini. Karena, warga yang melintas di kawasan alun-alun bukan hanya warga Rembang saja, tapi banyak juga yang dari luar daerah. Sehingga, kondisi seperti itu membuat citra Rembang kurang bagus, karena dinilai penataan atau pengelolaan PKL kurang bagus.

“Di daerah lain juga banyak PKL yang mangkal di kawasan alun-alun, seperti halnya Pati dan Blora. Tapi mereka bisa menjaga kebersihan. Bahkan, mereka bisa meraih Adipura, karena kotanya bersih, khususnya di kawasan alun-alun,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya meminta kepada pihak terkait untuk memberikan solusi terkait hal ini, dan memberikan sanksi tegas kepada PKL agar tidak membuang bekas cucian piring secara sembarangan. Pun demikian, pedagang juga diminta sadar akan pentingnya kebersihan.

Sementara itu, beberapa waktu lalu Bupati Rembang Abdul Hafidz sudah mengimbau kepada para PKL di kawasan alun-alun agar menjaga kebersihan. Sehingga, tidak selalu muncul keluhan warga terkait kurangnya kebersihan di alun-alun.

“Selain itu, pemkab pada pertengahan tahun ini akan menyediakan bak-bak penampungan limbah sisa cucian piring atau gerabah. Sehingga nantinya dapat mengatasi persoalan tersebut,” paparnya.

Editor : Kholistiono

Komentar

komentar


    Print       Email


Artikel terkait lainnya

Jepara Dapat Jatah Rehab RTLH Dari Pemprov Sebanyak 568 Unit

Selengkapnya →